Breaking News:

Wakil Ketua 1 DPRD Bateng Minta OPD Menempatkan Honorer Sesuai Kebutuhan, Kemampuan dan Kompetisi

Tenaga honorer di Pemkab Bateng sudah tercukupi. Karenanya Wakil Ketua I DPRD Bateng meminta penempatannya sesuai kebutuhan, kemampuan dan kompetisi

Penulis: Sela Agustika | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/Sela Agustika
Wakil Ketua I DPRD kabupaten Bangka tengah, Batianus. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Berdasarkan dana tahun anggaran 2021, Wakil Ketua I DPRD kabupaten Bangka tengah, Batianus menyebutkan, hingga saat ini belum ada tambahan penerimaan tenaga honorer baru di wilayah Pemerintahan Kabupaten Bangka Tengah. 

Bahkan ia  menilai, jumlah tenaga honorer yang ada di wilayah Pemkab Bateng saat ini sudah tercukupi. 

"Untuk penerimaan honor yang baru sesuai penganggaran yang sudah digunakan pada tahun 2021 kemarin belum ada, kalaupun ada Pemkab juga harus lapor ke kita (DPRD -red). Dan sejauh ini jumlah honorer di Bangka Tengah saya lihat sudah tercukupi,"kata Batianus kepada Bangkapos.com, Senin (31/5/2021).

Ia menyebutkan, pada beberapa OPD memang ada yang membutuhkan tenaga honorer yang disebakan karena tenaga honor sebelumnya yang ada pada OPD tersebut sudah mengundurkan diri atau berhenti.

"Penganggaran gaji honorer ini sudah digunakan pada tahun 2021 kemarin. Untuk anggaran tetap ada, tetapi hanya untuk mengisi posisi honor yang tadi berhenti atau mengundurkan diri, seperti lulus PNS dan P3K,"ungkap Batianus. 

"Jadi yang kosong ini harus disisi. Di mana  kebijakan penerimaan tenaga honor ini ada pada OPD masing-masing," tambahnya.

Ia menuturkan, dalam penerimaan tenaga honorer harus sesuai dengan prosedur, seperti memberikan pengumuman, melakukan pengajuan lamaran, dan dilakukan tes tertulis ataupun wawancara interview.

"Dengan penerimaan yang sesuai prosedur, pembayar gaji dari dana APBD ini tidak sia-sia di mata masyarakat, karena tenaga honorer ini adalah pelayan masyatakat dan berharap pelayanan di Bateng baik dari ASN ataupun Honor ini baik," ujarnya.

Sejauh ini ia menilai, penerimaan tenaga honorer di wilayah Pemkab Bangka Tengah tidak ada kaitannya dengan ranah urusan politik.

"Untuk ranah penerimaan honor ke urusan politik saya lihat sejauh ini tidak ada dan saya juga yakin Bupati tidak ada arahnya kesitu, karena ini ada pada OPD masing-maisng yang mengetahui tenaga yang dibutuhkan," ujarnya.

Untuk itu, ia meminta kepada OPD terkait untuk menepatkan tenga kerja honor ini sesuai Kebutuhan, kemampuan, dan kompetisi pendidikan agar efektif dan efisien.

"Tentunya penerimaan tenaga kerja di Bangka Tengah tetap mengutamakan kualitas pendidikan sesuai mutu agar pelayanan yang diberikan bisa efektif dan efisien,"tuturnya. (Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved