Breaking News:

Berita Sungailiat

Peringati Hari Lahir Pancasila, Iskandar Ajak Masyarakat Implementasi 5 Butir Pancasila

Bertepatan dengan hari lahir Pancasila, Pusat Kajian Pancasila dan Kebangsaan IAIN SAS Bangka Belitung mempersembahkan webinar nasional

Penulis: deddy_marjaya | Editor: nurhayati
Ist
Ketua DPRD Bangka Iskandar bersama FKUB saat mengikuti Webinar yang digelar IAIN SAS Bangka Belitung di Hari Lahir Pancasila Selasa (1/6/2021) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Bertepatan dengan hari lahir Pancasila, Pusat Kajian Pancasila dan Kebangsaan IAIN SAS Bangka Belitung mempersembahkan webinar nasional dengan tema Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Di Masa Pandemi Covid -19 dalam Memperkuat Semangat Berbangsa dan Bernegara, Selasa (1/6/2021).

Webinar nasional yang dilaksanakan melalui zoom meeting ini dibuka langsung oleh Zayadi, Rektor IAIN SAS Bangka Belitung yang diwakili oleh Janawi  dan sebagai pembicara Ahmad Basarah wakil ketua MPRI serta angoota DPR RI , Rudianto Tjen sebagai pematik diskusi yang dimoderatori Iskandar,Direktur Pascasarjana IAIN SAS Bangka Belitung.

Webinar ini juga menghadirkan narasumber Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung dan seluruh ketua DPRD kabupaten dan kota di Provinsi Kepualauan Bangka Belitung.

Dalam kesempatan ini narasumber webinar nasional Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Iskandar, mengucapkan selamat hari lahir Pancasila  tepat 1 Juni 2021.

Iskandar mengatakan dari awal ia sudah membuktikan bahwa Pancasila ini sangat penting untuk  diimplementasikan dan direnungkan sertadilakukan di tengah - tengah masyarakat.

"Mari, Kita sebagai anak bangsa  wajib mengimplementasikan, merenungkan dan mengkaji makna dari 5  butir Pancasila dari sila pertama sampai dengan sila ke lima yang mempunyai makna masing - masing dari butir sila Pancasila tersebut," harap Iskandar.

Iskandar saat webinar dampingi pengurus Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bangka, Mahasiswa Universitas Bangka Belitung serta Dedi Wijaya yang merupakan pengacara di Kabupaten Bangka.

Sebagai Keynote Speaker Ahmad Basarah Wakil Ketua MPR RI memaparkan tentang tiga syarat Pancasila menjadi working ideologi, berbagai ancaman ideologi transnasional seperti komunisme, liberalisme, kapitalism, ektrimisme keagamaan dan sejarah pembentukan Pancasila

Pematik diskusi yang juga merupakan anggota DPR RI, Rudianto Tjen mengucapkan terimakasih atas kerja keras panitia dalam pelaksanaan webinar ini yang sangat luar biasa dengan peserta yang luar biasa jumlahnya.

"Dalam moment hari lahirnya Pancasila ini mari  kita harus terus mengelorakan Pancasila sebagai ideologi negara kita,NKRI  Harga Mati" ujar Rudianto Tjen.

Dalam pemaparanya Rudianto Tjen menjelaskan secara singkat persentase jumlah kasus covid -19 di Provinsi Kepulauan babel yang semakin meningkat.

"Maka ini bukan hanya tugas pemerintah,ini juga merupakan tugas kita bersama untuk mencegah dan menanggulangi covid -19 ini," ujar Rudianto Tjen

Rudianto Tjen menambah dampak Covid 19 ini bukan hanya sektor kesehatan saja,tetapi sudah berdampak ke sektor ekonomi,politik dan keamanan.

"Maka mari kita bersama - sama menanggulangi dan mencegah penyebaran covid 19 ini dan mendukung aktif dengan tetap menerapkan aturan prokes dari pemerintah," harap Rudianto Tjen.

(Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved