Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Tanjung Pura dan Kerantai Jadi Desa di Bangka Tengah Dengan Nol Sebaran Kasus Positif Covid-19

Per Senin, (31/5/2021) total jumlah kasus konfirmasi di Bangka Tengah mencapai 2.323 orang, dengan total warga yang meninggal sebanyak 30 orang.

Penulis: Sela Agustika
Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Sela Agustika
Plt Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah Zaitun 

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Penambahan kasus Covid-19 di wilayah Bangka Tengah terus terjadi.

Berdasarkan update data dari Dinas Kesehatan Bangka Tengah, hingga saat ini per Senin, (31/5/2021) total jumlah kasus konfirmasi di Bangka Tengah mencapai 2.323 orang, dengan total warga yang meninggal sebanyak 30 orang.

Sementara data kasus aktif hingga saat ini berjumlah 243 orang.

Pelaksana Tugas (Plt) Dinkes Bangka Tengah, Zaitun mengatakan perkembangan kasus konfirmasi positif Covif-19 saat ini memang terjadi peningkatan, namun ia menilai tidak begitu signifikan.

"Memang ada peningkatan kasus khususnya setelah lebaran ini, tetapi walaupun meningkat tetapi tidak signifikan, oleh sebab itu dengan meningkatnya kasus covid-19 ini kita minta masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, karena ini menjadi upaya penting yang harus kita lakukan untuk menekan penambahan kasus baru," ungkap Zaitun, Selasa (1/6/2021).

Dia menyebutkan, dari total 63 Desa atau Kelurahan yang ada di wilayah Bangka Tengah, ada dua Desa yang saat ini bebas atau masih nol kasus konfirmasi positif covid-19, yakni Desa Tanjung Pura dan Kerantai.

"Untuk Desa Tanjung Pura dan Kerantai ini memang sampai saat ini belum ada yang terkonfimasi positif, di mana untuk faktor tidak adanya kasus positif itu kita tidak tau pasti, apakah mungkin lokasi mereka jauh dari perkotaan atau apa, namun kita terus berharap ini bisa dijaga," ujar Zaitun.

Dia memastikan, Pemerintah Kebupaten Bangka Tengah terus akan fokus untuk menekan angka kasus covid-19 ini dengan berbagai upaya, di antaranya mengadakan vaksinasi dan sosialisasi protokol kesehatan.

Bahkan ia juga meminta kepada masyarakat agar tidak menganggap remeh penyebaran kasus Covid-19 ini.

"Covid-19 ini ada dan nyata, makanya kita harus tetap waspada. Salah satu upaya pencegahan yang sampai saat ini masih terus kita lakukan, yaitu vaksinasi, namun tetap penerapsa prokes jadi poin penting yang harus selalu di jaga," ujarnya.

Berdasarkan Data sebaran kasus di Bangka Tengah menunjukan tiga kecamatan yang dinyatakan rawan atau dengan kasus tertinggi, yaitu Kecamatan Pangkalanbaru, Koba dan Kecamatan Sungaiselan. Sementara untuk Kecamatan Lubuk Besar, Namang dan Simpangkatis tergolong rendah.

Bangkapos.com/Sela Agutika

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved