Breaking News:

Gerhana Matahari Cincin hingga Hujan Meteor, Inilah 10 Fenomena Langit Sepanjang Juni 2021

Selain Gerhana Matahari Cincin, ada tiga fenomena hujan meteor yang akan hiasi langit malam. Berikut beberapa fenomena langit Juni 2021

Editor: Iwan Satriawan
kolase tribunnews/YouTube BMKG
Gerhana Matahari Cincin 

6. Hujan meteor Ofiukid: 19-20 Juni 2021

Hujan meteor Ofiukid adalah fenomena hujan meteor yang titik radiannya terletak di konstelasi Ofiukus.

Intensitas maksimumnya ketika di zenit hanya 5 meteor per jam.

Anda dapat menyaksikannya dari arah Timur-Tenggara setelah terbenam Matahari, berkulminasi sebelum tengah malam di arah Selatan dan terbenam di arah Barat-Barat Daya sebelum terbit Matahari.

7. Retrograd Jupiter: 20 Juni 2021

Retrograd adalah gerak semu planet yang tampak berlawanan arah (dari Barat ke Timur) dibandingkan dengan gerak normalnya (dari Timur ke Barat) jika diamati dari Bumi.

Retrograd Jupiter dimulai pada 20 Juni pukul 22.11 WIB atau 21 Juni pukul 01.11 WIT.

Namun, puncaknya adalah ketika oposisi di tanggal 20 Agustus dan berakhir pada 18 November pukul 09.38 WIB.

8. Titik Balik Matahari (Solstis) Juni: 21 Juni 2021

Solstis Juni atau titik balik utara Matahari adalah posisi ketika Matahari berada paling Utara terhadap ekuator langit jika diamati oleh pengamat di permukaan Bumi.

Sedangkan, jika diamati dari sembarang titik di luar angkasa, belahan Bumi bagian Utara akan terlihat "mendekat" ke arah Matahari.

Oleh karenanya, pengamat yang berada di Garis Balik Utara (Tropic of Cancer 23,4 derajat LS) akan melihat Matahari tepat berada di atas kepala ketika tengah hari.

9. Hujan Meteor Bootid: 27 Juni 2021

Hujan meteor Bootid adalah hujan meteor yang titik radiannya terletak di konstelasi Bootes.

Hujan meteor ini akan aktif pada 22 Juni hingga 2 Juli mendatang.

Tetapi, puncaknya akan terjadi pada tanggal 27 Juni mendatang dengan intensitas bervariasi antara 0-100 meteor per jam ketika di zenit.

Anda dapat menyaksikannya dari arah Timur Laut ketika senja bahari, berkulminasi di arah Utara pada pukul 20.30 waktu setempat dan terbenam di arah Barat Laut pada pukul 02.00 waktu setempat.

10. Hujan Meteor Scutid: 27 Juni 2021

Pada hari yang sama dengan Hujan Meteor Bootid, puncak hujan meteor lainnya juga akan terjadi pada tanggal 27 Juni 2021 mendatang.

Hujan meteor tersebut adalah Scutid. Hujan meteor Scutid adalah hujan meteor yang titik radiannya terletak di konstelasi Scutum di sekitar bintang Eta Serpentis (Tejat).

Fenomena hujan meteor Scutid akan aktif sejak 2 Juni hingga 29 Juli 2021.

Pada puncaknya nanti, intensitas meteor jatuh cukup bervariasi antara 2-4 meteor per jam ketika di zenit.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fenomena Langit Juni 2021: Gerhana Matahari Cincin hingga 3 Hujan Meteor",

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved