Breaking News:

Tribunners

Ikhtiar Mendidik Anak dengan Penuh Kesabaran

Anak yang sering diperhatikan kesehatannya oleh orang tua atau pendidik, maka akan merasa bahwa dirinya penting

Editor: suhendri
Ikhtiar Mendidik Anak dengan Penuh Kesabaran
ISTIMEWA
Johan, S.Ag - Guru SMA Negeri 1 Pangkalanbaru

Dalam pikirnya, batu yang keras saja bisa, apalagi akal seorang manusia yang senyatanya diciptakan Allah dalam keadaan sempurna. Sejak saat itu ia makin giat belajar tanpa putus asa dan saat ini beliau dikenal sebagai ulama ternama yang berhasil menulis beberapa karya besar.

Berdasarkan kisah inspiratif di atas, maka pendidik harus benar-benar membantu mengembangkan tingkat kecerdasan anak meski membutuhkan waktu yang sangat lama.

Adapun yang perlu dipersiapkan oleh pendidik atau orang tua adalah menciptakan lingkungan yang kondusif, menyediakan sarana prasarana untuk pembelajaran anak didik, seluruh komponen keluarga atau siswa saling mendukung untuk belajar, selalu memberi motivasi agar belajar dengan rajin serta memberikan bimbingan agar anak mampu belajar efektif.

Aspek lain yang perlu diperhatikan adalah bakat anak didik. Bakat merupakan kemampuan anak didik untuk melakukan sesuatu tanpa banyak tergantung pada latihan. Seperti anak yang lebih cekatan dalam menggambar, menari, memainkan alat-alat musik, menulis artikel daripada temannya yang lain.

Dengan demikian setiap anak didik sudah pasti memiliki bakat, hanya saja setiap bakat yang dimiliki berbeda-beda. Hal ini merupakan ciri khas seseorang yang besar pengaruhnya terhadap tumbuh dan kembang anak. Dengan demikian, yang perlu diperhatikan oleh pendidik adalah mengarahkan dan memupuk bakat yang telah dimiliki oleh masing-masing anak didik sesuai dengan kapasitas kemampuannya.

Selain beberapa aspek di atas, ada satu aspek yang nyatanya sering dilupakan oleh pendidik ataupun orang tua yakni perhatian akan kesehatan anak. Kesehatan juga akan memengaruhi tumbuh kembang anak. Anak yang sering diperhatikan kesehatannya oleh orang tua atau pendidik, maka akan merasa bahwa dirinya penting. Anak juga akan merasa ingin selalu berkembang menjadi lebih baik sebab diperhatikan dan dikhawatirkan oleh sekitarnya. (*)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved