Breaking News:

Aprian Pelaku Pembobol Rumah Ditangkap Polisi, Pelaku Warga OKU Sumsel, Baru 3 Bulan di Bangka

Aprian (33) warga Belitang, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, tak berkutik saat disergap Polisi di Kediamannya

Penulis: tidakada005
Editor: Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Aprian (33) warga Belitang, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, tak berkutik saat disergap Polisi, di Kediamannya di Perumahan Bumi Kampak Permai, Gerunggang, Kota Pangkalpinang, Kamis (3/6/2021) sekitar pukul 12.30 WIB.

Aprian yang merupakan buruh bangunan ini dan baru tiga bulan tinggal di Pangkalpinang, ditangkap Tim Gabungan Reskrim dan Intelkam Polsek Gerunggang, yang dipimpin oleh Kapolsek Gerunggang Iptu Amri, lantaran mencuri di rumah Asif.

Saat itu, rumah Asif warga di Perumahan Bumi Kampak Permai, Kampak, Gerunggang, Kota Pangkalpinang, disatroni kawanan maling, Senin (24/5/2021) dini hari.

Dalam aksi tersebut, dua unit handphone dan barang berharga lainnya raib. Akibat kejadian tersebut Asif mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Kurang lebih 10 hari Aprian menjadi buronan polisi. Akhirnya, Polisi berhasil mengendus keberadaan pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) dan mengamankan pelaku di kediamannya.

Saat ditangkap pelaku sempat mengelak dan tidak mengakui bahwa telah mencuri. Setelah dilakukan interogasi lebih lanjut oleh Iptu Amri dan anggota Unit Reskrim Polsek Gerungang, pelaku mengakuinya.

Dalam pengakuannya, Ia telah mencuri dua buah Handphone, Samsung A50, iPhone X dan Gelang Emas, di Perumahan Bumi Kampak Permai tersebut.

Selain itu, dia juga mengakui telah mencuri di tempat berbeda, dalam aksinya tersebut satu unit handphone Samsung A50, dicurinya.

"Iya, sudah dua kali mencuri, saat di Perumahan Kampak, saya masuk lewat pintu depan, yang tidak terkunci. Dan ambil dua unit Hp dan gelang emas di dalam kamar, saat penghuninya sedang tidur pulas," kata Aprian, saat diinterogasi Kapolsek Gerunggang Iptu Amri, di Polsek, Kamis (3/5/2021)

Setelah mengambil, barang tersebut dirinya langsung melarikan diri, dan menyimpan barang bukti di Pondok yang tak jauh dari kediamannya.

"iPhone X saya simpan di Pondok tak jauh dari rumah kontrakan. Saya bungkus dengan plastik itam dan saya masukan kedalam tas, dan di gantung di luar pondok, bersama dengan gelang emas," ucapnya.

Guna menghilangkan barang bukti, pelaku menjual satu unit handphone Samsung A50 ke Konter di Bacang, Semabung, Kota Pangkalpinang, seharga Rp 1,4 juta. Sedangkan barang bukti lainnya belum disempat dijual.

"Saya jual ke konter dengan harga Rp 1,4 juta, uangnya saya gunakan untuk biaya hidup," katanya. (Bangkapos.com/Yuranda)

#bobolrumah #pangkalpinang #kampak #gerunggang #bangkabelitung #bangkaposupdate

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved