Breaking News:

Dosen IAIN SAS Babel Menjadi Selected dan Open Panel AICIS ke-20 Tahun 2021

IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung kembali mengukir prestasi dalam ajang Annual International Conference on Islamic Studies ke-20.

IAIN SAS Bangka Belitung
Dosen IAIN SAS Babel, Dr. Zaprulkhan, M.S.I 

BANGKAPOS.COM - IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung kembali mengukir prestasi dalam ajang Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) ke-20 Tahun 2021 dengan Keputusan  Direktur Jenderal Pendidikan Islam No 2403 Tahun  2021 Tentang Peserta Selected dan Open Panel Pada Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) KE-20 Tahun 2021.

Dosen IAIN SAS Babel Dr. Zaprulkhan, M.S.I Sekaligus Sebagai Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) sebagai SELECTED dan OPEN PANEL pada forum akademik yang sangat bergengsi bagi akademisi dunia.

Zaprulkhan, mengatakan AICIS sendiri merupakan suatu konferensi tahunan bertaraf internasional tentang kajian Islam yang digelar oleh Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia. Perhelatan ilmiah bergengsi ini diikuti oleh peserta dari para akademisi yang diseleksi secara ketat.

“Peserta yang lolos, nantinya akan memaparkan makalah-makalah hasil riset multidisiplin tentang kajian Islam di dunia,” tuturnya.

Dengan mengusung tema “Moderation in Islam: Comparative Study Between Yusuf Qardhawi and Quraish Shihab", Zaprulkhan menjelaskan, peserta AICIS ke-2021 ini nantinya akan mempresentasikan makalah secara daring dan luring. Adapun lokasi pelaksanaan konferensi tersebut akan diselenggarakan di Kota Semarang, yang awalnya direncanakan akan digelar di Kota Bengkulu.

Zaprulkhan mengungkapkan antusiasmenya dalam mengikuti konfrensi ini. “Alhamdulillah, saya diberikan kesempatan ini mengikuti konferensi tingkat internasional yang diselenggarakan kementerian agama. Acara tahunan ini sebagai ajang temu pemikiran para dosen dari berbagai kampus PTKI (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam),” ujarnya.

Syarat utama mengikuti konferensi akademik ini, menurut Zaprulkhan harus mengirimkan paper yang telah diseleksi secara ketat oleh panitia AICIS.

“Selain bisa berkarya tulis dan bertukar pikiran dengan para akademisi, saya juga mendapatkan pengalaman ilmu yang cukup banyak terkait isu-isu internasional. Berangkat dari pengalaman ini saya bisa membangun kerangka pemikiran baru untuk selalu belajar memberikan sumbangan karya tulis ilmiah seputar studi keislaman kontemporer.”

“Semoga kedepannya dosen-dosen IAIN SAS Bangka Belitung semakin kompetitif khususnya dalam bidang penulisan karya ilmiah, baik di tingkat nasional maupun internasional,” 

kata Lulusan Doktor Filsafat Islam UIN Sunan Kalijaga Yogjakarta ini.

Rektor IAIN SAS Babel Dr. Zayadi, M.Ag mengapresiasi prestasi dosen IAIN SAS Babel tersebut.  "Selamat dan sukses kepada dosen IAIN SAS BABEL yang telah lulus karya ilmiahnya pada konferensi AICIS ke-20 tahun 2021.  Perkembangan menarik dan menggembirakan  bahwa kualitas AICIS benar-benar sudah mendunia. Sejumlah sarjana tingkat dunia di bidangnya masing-masing dalam berbagai disiplin studi keislaman telah pernah hadir dalam konferensi ini dan IAIN SAS Babel telah mengambil bagian di dalamnya. Saya berharap semoga di tahun depan akan lebih banyak lagi dosen-dosen IAIN SAS Babel yang menjadi open panel di ajang berkelas ini", kata Zayadi. (*)

Penulis : Ayaknan

Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: El Tjandring
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved