Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Omzetnya Kini Lebih dari Rp6 Juta Per Bulan, Kisah Dini Setia Ningtyas Memulai Bisnis dari SD

Seorang pebinsi milenial di Bangka, Dini Setia Ningtyas (23) telah berkecimpung di dunia bisnis selama beberapa tahun belakangan.

Penulis: Magang5 | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Vigestha Repit
Pebisnis milenial Sate Ayam Panggang Dapoer Nona Nduutt's, Dini Setia Ningtyas (23). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Berbisnis merupakan aktivitas yang cukup banyak digandrungi oleh hampir semua kalangan saat ini. Pasalnya berbisnis tak sekadar aktivitas biasa namun juga dapat dijadikan sebagai investasi yang menghasilkan pundi-pundi rupiah.

Seorang pebinsi milenial di Bangka, Dini Setia Ningtyas (23) telah berkecimpung di dunia bisnis selama beberapa tahun belakangan. Bisnis yang ia geluti sejak duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar ialah berdagang makanan. Berawal dari menjual camilan di sekolah, siapa sangka hal tersebutlah yang membawanya menjadi seorang pebisnis milenial keren saat ini.

"Awal mula saya jualan makanan ringan pakai dus, saya jual ke teman-teman sekolah. Waktu itu yang dirasain hanya perasaan senang karena ada teman yang membeli dagangan kita. Lama-lama saya jadi ketagihan berdagang, dan hobi itu saya teruskan sampai ke jenjang berikutnya," ujar Dini kepada Bangkapos.com, Kamis (03/06/2021).

Aktivitas berdagang tersebut pun ia lanjutkan hingga ia menempuh pendidikan SMP, SMA, dan kuliah. Berbagai macam produk sudah banyak ia jual mulai dari produk makanan yaitu nasi uduk, nasi goreng, kripik singkong, produk kartu perdana, pulsa, hingga produk komestik seperti skincare dan make up.

Diakui Dini, pahit manis dan jatuh bangun sudah banyak ia alami selama beberapa tahun berbisnis.

"Pernah ada pengalaman buruk waktu itu dagangan saya diobrak-abrik sama orang, sedih sekali waktu itu, saya mengalami kerugian materi dan sempat merasa down. Sering juga banyak customer yang memesan produk yang saya jual kemudian Hit and Run, jadi saya kadang yang menombok sendiri," tuturnya.

Kendati demikian, hal tersebut tak menyurutkan semangat Dini untuk terus menggali potensi di dunia bisnis. Sudah begitu besar kemauan dalam dirinya untuk menjadi seorang pebisnis sukses.

Hal yang paling membuat dirinya bahagia dalam berbisnis adalah saat ia dapat membelikan kebutuhan yang diperlukannya serta berbagi kepada sesama melalui hasil keringatnya selama berdagang.

Diakui Dini, belajar sambil berdagang bukanlah hal yang gampang. Ia harus pandai-pandai mengatur waktu agar dapat menyeimbangkan keduanya.

Di sela-sela sibuknya menempuh pendidikan, dan berjualan, gadis yang kini telah menjadi lulusan Universitas Bangka Belitung jurusan Agribisnis tersebut ternyata aktif mengikuti sejumlah kegiatan workshop dan seminar terkait dunia bisnis.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved