Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Wisma Karantina Kota Pangkalpinang Tutup Sementara, BPBD Kembali Evaluasi

Wisma karantina sejak dipindahkan ke eks Puskesmas Girimaya itu belum pernah merawat orang kasus konfirmasi.

Andini Dwi Hasanah
Wisma karantina covid-19 Kota Pangkalpinang di eks Puskesmas Girimaya 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Usai ditetapkan sebagai wisma karantina sejak Rabu (21/5) kemarin, Eks Puskesmas Girimaya terlihat sepi, bahkan tak ada lagi petugas BPBD berseragam orange duduk di kawasan tersebut.

Pintu dan kaca jendela tertup rapi, hanya tersisa spanduk merah bertuliskan "Wisma Karantina Covid-19 Kota Pangkalpinang" saja yang masih menggantung.

Kepala Bidang Pencegahan, Siap Siaga dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang, atau yang membindangi penanganan wisma karantina covid-19, Warjo menyebut, untuk sementara wisma karantina memang kembali ditutup sementara.

Menurutnya, wisma karantina sejak dipindahkan ke eks Puskesmas Girimaya itu belum pernah merawat orang kasus konfirmasi.

"Kemarin hanya ada tiga orang hasil positif rapid antigent dari road swab di caffe itu saja, hanya menginap semalam abis itu kita kembalikan ke daerah masing-masing. Makanya untuk sementara tutup dulu, kembali kita evaluasi kedepannya akan seperti apa," ujar Warjo kepada Bangkapos.com, Kamis (3/5/2021).

Kata Warjo, masih belum tau akan seperti apa kedepannya. Apakah dilanjutkan menjadi wisma karantina atau tidak.

"Intinya kita evaluasi dulu, nanti kalau memungkinkan kita buka lagi, karena kalau kosong terus kita juga tetap mengeluarkan biaya juga kan, jadi sambil kita evaluasi sementara tutup dulu," sebutnya.

Berdasarkan fungsinya, Warjo menuturkan sebetulnya wisma karantima eks Puskesmas Girimaya di wilayah perkantoran Pemkot Pangkalpinang itu kurang representatif.

"Kalau pun ada yang positif mungkin sifatnya singgah sementara ya, karena di eks Puskesmas itu kalau dijadikan wisma agak kurang representatif karena Wc nya di luar dua, sementara kamarnya lima tidak ada Wc yang di dalam kamar," jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim (MH), menyebut memang hingga saat ini wisma karantina yang disediakan pemkot Pangkalpinang itu belum ada yang mengisi.

Kata Hakim, hingga saat ini isolasi mandiri tetap diperbolehkan dan masih menjadi pilihan.

Dengan demikian wisma karantina dapat menjadi pilihan jika di rumah orang terkonfirmasi tersebut tidak memadai dilakukan isolasi mandiri.

"Kalau saat ini memang belum ada yang mengisi, masyarakat masih memilih isolasi mandiri kita silahkan kalau mampu. Terkait teknis wisma ada di BPBD, sebetulnya karantina di wisma semua biaya makan akan ditanggung," ungkap Hakim.

Sementara diketahui berdasarkan data dari Dinas Kesehatan hingga Rabu (02/06) kemarin ada 335 orang yang masih dalam perawatan dan memilih isolasi mandiri.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved