Breaking News:

Jerawat Bikin Tak Percaya Diri, dr Dewi Berikan Tips Atasi Hingga Hindari Penyebabnya

Jerawat kerap kali dialami kebanyakan orang, baik itu perempuan dan pria yang berdampak seseorang menjadi tidak percaya diri.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Rumah Sakit Siloam Bangka, dr Dewi Utami Putri SpKK saat Bincang Sehat bertema Mitos dan Fakta Seputaran Jerawat, Jumat (4/6/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Jerawat kerap kali dialami kebanyakan orang, baik itu perempuan dan pria yang berdampak seseorang menjadi tidak percaya diri.

Permasalahajn kulit, jerawat ini terjadi karena adanya peradangan menahun unit pilosebasea, letak di daerah kulit yang banyak mengandung kelenjar minyak.

"Jenis jerawat pun ada yang meradang dan tidak meradang, ada yang hanya berurusan kecil hingga besar serta mengeluarkan nanah. Tentu saja cara mengatasi dan mengobati jerawat untuk memahami jenis jerawat," jelas Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Rumah Sakit Siloam Bangka, dr Dewi Utami Putri SpKK saat Bincang Sehat bertema Mitos dan Fakta Seputaran Jerawat, Jumat (4/6/2021).

Dia menyebutkan pembentukan jerawat disebabkan oleh empat komponen peningkatan produki kelenjar minyak, peningkatan jumlah sel kulit mati, adanya kontaminasi bakteri Propionibacterium acne dan adanya inflamasi.

"Anak-anak, remaja hingga dewasa mengalami empat komponen ini tetapi yang menjadi pencetusnya itu apa. sementara tentang umur kerap berjerawat 15-25 tahun, tetapi ada juga yang saat kecil hingga remaja tidak pernah jerawat tetapi ketika umur 30 baru jerawat, biasanya pada perempuan," lanjutnya.

Sementara, ada dua faktor penyebab jerawat meliputi internal seperti genetik dan hormon. Sedangkan eksternal dari kebersihan wajah, konsumsi makanan pemicu jerawat, pola diet, dan kurang tidur.

"Kalau internal biasanya ketika datang bulan, stres itu ada peran hormon tertentu yang memicu jerawat karena banyak memproduksi sebum. Secara eksternal bisa menjauhi makanan cokelat yang dicampur gula atau susu karena mengandung glukosa yang memicu jerawat tumbuh," kata dr Dewi.

Namun, bagi penderita jerawat untuk tidak berkecil hati, karena tentu dapat diobati secara internal atau eksternal sesuai dengan keparahan jerawat.

"Pengobatan tergantung jenis kulit dan tingkat keparahan, sebaiknya konsultasikan ke dokter kulit untuk penanganan yang tepat. Bisa saja hanya dioleskan atau kalau sudah parah harus ekstra yakni dioleskan, minum obat dan disuntikan," kata dr Dewi.

Adapun tips agar terhindar dan mengatasi jerawat di wajah meliputi :
1. Bersihkan wajah saat usai beraktivitas atau mengenakan make up
2. Pola tidur harus baik
3. Hindari makanan yang manis-manis
4. Kenali jenis kulit sebelum menggunakan skincare
5. Mencuci wajah sebaiknya dua kali sehari atau tidak berlebihan.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved