Breaking News:

Literasi Digital Kota Pangkalpinang Bahas Digital Skill, Digital Safety, Ethic dan Culture Digital

Webinar Literasi Digital di Kota Pangkalpinang menghadirkan empat narasumber, dua narasumber nasional yang membahas Digital Skill dan Digital Safety.

Penulis: iklan bangkapos
Editor: El Tjandring
Literasi Digital Kota Pangkalpinang Bahas Digital Skill, Digital Safety, Ethic dan Culture Digital
Ist
Logo Kominfo

BANGKAPOS.COM - Pemeritah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika terus berusaha untuk meningkatkan pemahaman sekaligus memanfaatkan era digital melalui kegiatan webinar literasi digital.

Webinar literasi digital bertujuan untuk mengedukasi dan mewujudkan masyarakat agar paham akan Literasi Digital dan secara bijaksana dalam menggunakan digital platform.

Webinar Literasi Digital di Kota Pangkalpinang, Rabu (2/6/2021) menghadirkan empat narasumber , dua narasumber nasional yang membahas Digital Skill dan Digital Safety, serta dua narasumber lokal yang membahas Digital Ethic dan Digital Culture.

Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yaitu Dr. H. Erzaldi Rosman Djohan S.E, M.M sebagai keynote speaker memberikan sambutan bahwa Literasi Digital dari Kominfo ini sangat bermanfaat dalam membangun daerahnya.

"Masyarakat dapat memanfaatkan era digital untuk mengembangkan usaha yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," ungkap Erzaldi.

Muh. Nurfajar Muharom, Relawan TIK memberikan pemaparan tentang Digital Skill dengan tema Tips dan Cara Membuat Konten Yang Menarik Generasi Milenial menekankan bahwa orang melihat brand kita tergantung dari bagaimana mengkomunikasikannya. Hal yang membuat konten menarik adalah Judul, thumbnail, kata kunci, konten interaktif.

"Hal-hal yang mempengaruhi gaya bahasa sebuah konten yakni Aspek : Usia, Pendidikan, Jenis Kelamin, Status Sosial, Gaya : Formal, Kasual, Ringkas, Panjang," jelas Nurfajar Muharom.

Nurfajar merinci bagaimana cara mengenal kalimat efektif dan bercita rasa yaitu, jelas, berirama dan mudah diucapkan.

"Yang menentukan sebuah konten juga adalah pemilihan kata atau diksi, produksi konten, alat bantu sebagai pendukung. "KONTEN ADALAH RAJA" , Konsistensi dan Distribusi adalah Kunci," tegas Nurjafar.

Terkiat Digital Culture, FIrman Rahmadoni, SE, M. Acc dari Korps Indonesia Muda Provinsi Babel menjelaskan tentang peran komunitas akademik dalam pendidikan di era digital.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved