Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Sempat Ada Wacana Pemotongan TPP Pegawai, APBD Bangka Belitung Sudah Dua Kali Refocusing

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Bangka Belitung sudah dua kali mengalami refocusing dengan total Rp394 Miliar.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Ketua DPRD Bangka Belitung, Herman Suhadi bersama Pemimpin Redaksi Bangka Pos, Ibnu Taufik Juwariyanto 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Ketua DPRD Bangka Belitung, Herman Suhadi membeberkan dari bulan Januari hingga Mei 2021, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Bangka Belitung sudah dua kali mengalami refocusing dengan total Rp394 Miliar.

"Refocusing terakhir itu senilai Rp273 Miliar, kami juga (DPRD Bangka Belitung--red) refocusing sebesar Rp21,8 Miliar. Kemarin, karena ada rencana pemotongan TPP (Tunjangan Penghasilan Pegawai), saya tidak setuju karena banyak ASN yang mengeluh dan sebagai penghargaan atas kinerja ASN yang mana Bangka Belitung juga mendapat opini WTP (wajar tanpa pengecualian)," jelas Herman, kepada Bangkapos.com, Jumat (04/06/2021).

Dalam penyusunan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Bangka Belitung sudah terjadwal dengan baik, yang diatur dalam undang-undang.

""Kita menyusun secara normatif sesuai dengan arahan yang ada, bagaimana kita mengalokasi anggaran misalnya minimal harus 20 persen. Ada pula istilan pilihan dan non pilihan. Ketika di dalam perjalanan ada sesuatu yang mendesak, surat edaran dari pemerintah, sejenis perintah dari menteri keuangan bahkan presiden langsung yang mengharuskan sesuatu hal," ungkap Herman.

Dia memberikan contoh misalnya harus refocusing Dana Insentif Daerah (DID) 30 persen dan 8 persen Dana Alokasi Umum (DAU) di refocusing untuk penanganan Covid-19.

"Ini ketika ada surat edaran dari menteri keuangan, dan kita harus mengikuti ini. Semata kita tahu, anggaran ini sudah dialokasikan, tetapi ketika ini memang hal yang penting, maka semua pihak mungkin tidak keberatan," kata Herman.

Diakuinya, DPRD Bangka Belitung sudah berupaya melakukan penganggaran APBD dengan sangat bijaksana.

"Kita ada tiga tupoksi, yakni legislasi, controling dan budgeting. Kalau bicara anggaran, tentu kita bahas. Usulan dari kawan eksekutif dalam hal ini tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) itu kita beri masukan, kita lihas asas manfaatnya," kata Herman.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita) 

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved