Breaking News:

Webinar Literasi Digital Tingkatkan Pemahaman dan Manfaatkan Digital Platform saat Pandemi Covid-19

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengadakan kegiatan Literasi Digital untuk meng edukasi dan mewujudkan masyarakat paham akan Literasi

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dalam rangka mewujudkan masyarakat Indonesia yang paham akan Literasi Digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengadakan kegiatan Literasi Digital untuk meng edukasi dan mewujudkan masyarakat paham akan Literasi Digital lebih dalam dan menyikapi secara bijaksana dalam menggunakan digital platform, Senin (31/5/2021).

Kegiatan literasi digital dilakukan di 77 Kota / Kabupaten area Sumatera II, mulai dari Aceh sampai Lampung dengan jumlah peserta sebanyak 600 orang di setiap kegiatan yang ditujukan kepada PNS, TNI / Polri, Orang Tua, Pelajar, Penggiat Usaha, Pendakwah dan sebagainya.

Empat  kerangka digital yang diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Digital Skill, Digital Safety, Digital Ethic dan Digital Culture dimana masing masing kerangka mempunyai beragam thema.

Sebagai Keynote Speaker, Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yaitu  Dr. H. Erzaldi Rosman Djohan S.E, M.M memberikan sambutan bahwa Literasi Digital dari Kominfo ini sangat bermanfaat dalam membangun daerahnya masing masing  oleh putra putri daerah melalui digital platform.

“Kegiatan literasi digital merupakan kesempatan yang bagus dan harus dimanfaatkan dengan baik untuk membangun daerah melalui digital platform,” ungkap Erzaldi.

Founder dan CEO Ekuator Media dan Ex VP Bukalapak, Budi Patra  dengan teman Pemanfaatan Market Place untuk usaha online bagi UMKM  mengeaskan bahwa Pandemi Covid-19 telah mempercepat adopsi digital pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), khususnya dalam mengalihkan bisnis dari offline ke online, seperti marketplace (e-cmmerce).

“Menurut hasil survei Katadata Insight Center (KIC) bertajuk "MSME Study Report 2021: Peran Marketplace bagi UMKM”, dewasa ini rata-rata pelaku UMKM bisa menggunakan dua hingga tiga marketplace dalam berjualan,” jelas Budi Patra.

Lebih lanjut Budi Patra menjelaskan ditemukan 86 persen UMKM menggunakan 1 hingga 3 marketplace  memasarkan produk mereka.

Malah ada yang memanfaatkan 4 hingga 6 marketplace sebagai kanal penjualan.

“Survei KIC membuktikan bahwa peran marketplace sangat penting dalam membantu UMKM memasarkan produk sehingga mereka bisa bertahan dan berjualan di masa pandemi (77%). Marketplace juga memiliki banyak program promo (gratis ongkir, cashback dan diskon) sehingga mampu menjadi daya tarik bagi konsumen untuk berbelanja di toko online milik UMKM (72%).  Marketplace dinilai aman untuk bertransaksi (69%) dan mudah digunakan atau user friendly (66%).

Halaman
123
Penulis: iklan bangkapos
Editor: Fery Laskari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved