Breaking News:

Mengintip 54 Mobil Tua Milik Sian Sugito, Satu Mobil Ini Makin Lama Makin Sayang

Mobil Adler tahun 1939 ini bagian dari puluhan mobil kesayangan Sian Sugito, yang dirawat setiap hari.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Mobil Adler tahun 1939 serta mobil klasik lainnya di Garasi Tongachi. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Mengkilap, terlihat berbeda dibandingkan 53 mobil klasik tua lainnya.

Bentuknya mewah, pada masanya mobil ini dipakai oleh bangsawan di Inggris. Wajar saja, harganya sangat mahal.

Begitulah sepenggal kata dari Pemilik 54 mobil klasik yang terparkir di pintu masuk Pantai Tongaci bernama Sian Sugito.

Mobil Adler tahun 1939 ini bagian dari puluhan mobil kesayangannya, yang dirawat setiap hari.

Terhitung sudah belasan tahun, Sian mengoleksi mobil tua yang berasal dari berbagai daerah hingga luar negeri ini.

Hampir seluruh mobil antik yang menarik ini bisa mengaspal di jalanan hanya satu saja, mobil paling tua yang tak bisa dijalankan.

Mobil tertua ini berwarna merah maroon, bermerek austin tahun 1923 silam terparkir di dalam ruang bagasi.

"Ini yang paling berkesan, dulu punya orang kaya di Sungailiat yang biasa dikenal bernama Sunjin, ketika saya masih kecil umur 14 tahun, mobil itu sering lewat, saya hanya bisa lihat. Ini diparkir di kandang ayam, saya beli kemudian rakit menjadi seperti ini," ujar Sian saat disambangi bangkapos.com, Sabtu (5/6/2021).

Pengunjung melihat koleksi mobil klasik di Garasi Tongachi
Pengunjung melihat koleksi mobil klasik di Garasi Tongachi (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Mobil ini masih akan terus dilakukan renovasi hingga bisa berjalan lagi, begitulah harapannya.

Sian mengaku semakin lama usia mobil ini, membuat semakin berkesan dan sayang.

Sehingga perawatan mobil antik ini sangat hati-hati dan teratur dilakukan, agar mesin tak rusak, tetal dijalankan dengan rute pendek saja.

"Ke depan belum ada rencana menambah mobil tua lagi, karena menimbang ukuran bagasi ini sudah dipenuhi mobil juga. Tapi kalau keinginan tetap ada," kata Sian.

Selain itu, di Garasi Tongachi ini ada berbagai lukisan klasik dan barang-barang antik.

"Jadi di sini tak hanya mobil tua, ada lukisan juga dan ada barang tua, jadi bisa disebut 3 in 1," kata Sian. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved