Breaking News:

Peluang Ekspor Produk UMKM Sumsel Babel ke Australia Terbuka Lebar.

Peluang bagi pengusaha Indonesia khususnya UMKM untuk melakukan penetrasi pasar di Australia semakin terbuka.

Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: M Ismunadi
Istimewa
Yulian Hadromi, Asisten Staf Khusus Wakil Presiden RI 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Berlakunya Indonesia Australia- Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) pada tanggal 5 Juli 2020 lalu menjadi peluang bagi pengusaha Indonesia khususnya UMKM untuk melakukan penetrasi pasar di Australia semakin terbuka lebar.

Demikian disampaikan Duta Besar RI LBBP untuk Australia Y. Kristiarto S. Legowo pada webinar bertajuk ‘Meraih Peluang Pasar Australia bagi UKM Sumsel dan Babel pada Rabu 2 Juni 2021.

Kondisi hubungan ekonomi Indonesia-Australia yang baik ini tentunya dapat terus ditingkatkan dengan memanfaatkan implementasi IA-CEPA dan berbagai skema fasilitasi dagang lainnya termasuk kegiatan promosi dagang, kerja sama dagang dan misi dagang. 

"KBRI Canberra senantiasa bekerja sama erat dengan semua pemangku kepentingan untuk meningkatkan ekspor Indonesia ke Australia melalui berbagai jalan antara lain mendorong kerja sama dagang, business matching, pelatihan ekspor, dukungan pameran, pendampingan/advokasi, promosi dagang dan termasuk koordinasi dengan berbagai Pemerintah Daerah via daring," paparnya, Rabu (2/6/2021). 

Dalam webinar ini Agung Wicaksono, Atase Perdagangan KBRI Canberra juga memaparkan secara lebih rinci peluang bagi UKM di pasar Australia dan menyebarluaskan informasi mengenai program Kementerian Perdagangan dalam memfasilitasi dunia usaha UKM terkait sertifikasi keamanan pangan, labelling, dan hak kekayaan intelektual.

Sementara itu, Ayu Siti Maryam selaku ITPC yang berkedudukan di Sydney menyampaikan paparan berupa pelatihan singkat bagi UKM tentang kiat dan strategi praktis bagaimana berbisnis dengan Australia.

Di tahun 2020, realisasi Ekspor Perdagangan Non Migas dari Sumsel Babel meningkat hampir 429 %. (USD 3.1 juta).

Sedangkan yang menjadi ekspor utama dari Sumsel Babel adalah karet serta turunannya, ikan & udang, timah dan pupuk.

Secara nasional, nilai ekspor non-migas RI ke Australia tercatat sebesar US$2,41 miliar pada 2020 meningkat sebesar 14,52 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Defisit neraca perdagangan Indonesia dengan Australia berkurang sekitar 36 persen pada tahun 2020. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved