Breaking News:

UPDATE Covid-19 Bangka Belitung, Total 19.074 Kasus, Sembuh 17.100 Kasus dan 280 Meninggal Dunia

Kasus positif Covid-19 pada Sabtu (5/6/2021) kembali bertambah 149 kasus baru. Dengan tambahan tersebut total kasus di Babel berjumlah 19.074 kasus.

Penulis: Riki Pratama | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/dokumentasi
Juru Bicara (Jubir) Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Andi Budi Prayitno 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kasus positif Covid-19 pada Sabtu (5/6/2021) kembali bertambah 149 kasus baru. Dengan tambahan tersebut total kasus di Babel berjumlah 19.074 kasus.

Kemudian kasus sembuh bertambah 138 orang, total 17.100 kasus, dan meninggal dunia bertambah 3 orang total menjadi 280 kasus.

Dengan tambahan ini Bangka Belitung menduduki posisi ke-11 tambahan kasus baru secara nasional dari 34 provinsi di Indonesia. Posisinya berada di atas Kalimantan Barat dengan 124 kasus baru, sementara posisi pertama DKI Jakarta dengan 1.317 kasus baru.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Babel, Andi Budi Prayitno, menyampaikan orang yang terkonfirmasi Covid-19 di Bangka Belitung, secara nasional berada di posisi  ke-11. Artinya orang yang terkonfirmasi pekan ini naik dibandingkan dengan pekan sebelumnya.

Menurutnya, lonjakan atau penularan Covid-19 saat ini masih massif terjadi terutama di beberapa daerah sepero Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Kabupaten Bangka Barat, Kabupaten Bangka Tengah, Kabupaten Belitung, Kabupaten Belitung Timur, lalu Kabupaten Bangka Selatan. 

"Sementara orang yang meninggal dunia akibat Covid-19 turun dibandingkan dengan pekan sebelumnya,"kata Andi kepada Bangkapos.com, Sabtu (5/6/2021).

Dia merinci, pada tanggal 1 hingga 31 Mei 2021 kasus positif Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami kenaikan sebanyak 4.851 orang atau 36,08 persen.

"Kemudian kasus yang dinyatakan sembuh atau selesai menjalani isolasi bertambah atau naik sebanyak 4.629 orang atau 39,89 persen. Demikian pula kasus meninggal dunia Covid-19 juga naik atau bertambah sebanyak 58 orang 27,49 persen,"terangnya.

Andi mengatakan, penularan Covid-19 yang masif dan lonjakan kasus kematian akibat Covid-19 di sejumlah daerah ditengarai disebabkan oleh meningkatnya mobilitas dan kegiatan berkerumun masyarakat di tempat-tempat keramaian.

"Tempat itu seperti fasilitas publik baik untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, tak terkecuali aktivitas keagamaan dan rekreasi/pariwisata, lantaran melalaikan dan mengabaikan atau tidak mengindahkan penerapan protokol kesehatan,"katanya.

Di samping itu, ketidakdisiplinan yang dinyatakan positif Covid-19 untuk menjalani swaisolasi atau karantina mandiri di rumah/tempat tinggalnya menjadi penyebab lainya.

"Ditambah lagi ketidakpedulian masyarakat untuk turut serta melakukan pengawasan terhadap orang yang positif Covid-19 menambah panjang daftar orang yang terpapar dan tertular di Bangka Belitung,"ujarnya.

Angka Kematian Kumulatif Tertinggi (Per 100.000 Penduduk):
1. Kabupaten Belitung : 28,21 kasus
2. Kota Pangkalpinang : 27,39 kasus
3. Kabupaten Bangka : 20,71 kasus

Persentase Meninggal dari Kasus Positif Tertinggi:
1. Kabupaten Bangka Selatan: 2.20%
2. Kabupaten Belitung : 2,05%
3. Kabupaten Bangka : 1,66%
4. Kabupaten Bangka Tengah : 1,33%
5. Kota Pangkalpinang : 1,25%
Sumber: Satgas Covid-19 Babel.

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved