Breaking News:

Heli Polda Babel Kejar Kapal Hantu

Kronologis Penangkapan Kapal Hantu, Tak Hiraukan Tembakan Peringatan, Nakhoda dan ABK Melarikan Diri

Direktorar Polairud Polda Babel, berhasil mengamankan 1 unit kapal hantu yang diduga membawa barang ilegal.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: nurhayati
Ist/Fb BKA Gaming
Kapal yang biasa dipakai menyelundup barang terlarang dan ilegal tersebut, terlihat tengah diburu anggota Direktorat Polair Polda Kepualauan Bangka Belitung menggunakan helikopter, 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Direktorat Polairud Polda Babel,  berhasil mengamankan satu unit kapal hantu yang diduga membawa barang ilegal.

Kapal tersebut pada Sabtu tanggal 5 juni 2021 sekitar pukul 10.00 WIB berada di titik koordinat akhir berhentinya kapal (S 02.58'.57,3" E 106.02'.05,0" ) di dalam hutan bakau Ganjung Jati Kabupaten OKI Sumsel.

Adapun kronologis penangkapan sebagai berikut, Sabtu tanggal 5 Juni 2021 sekitar pukul 06.30 WIB telah diterima informasi dari masyarakat nelayan di Perairan Muntok, yang menyebutkan adanya aktivitas kapal tanpa nama (kapal hantu) yang melintas dengan kecepatan tinggi dan diduga membawa muatan illegal.

"Menindak lanjuti informasi tersebut Wadirpolairud Polda Babel AKBP Nasution dan Iptu Asmadi  berkordinasi dengan Pilot heli BKO Mabes Polri,kemudian pada pukul 07.30 wib dilaksanakan Breafing oleh Wadirpolairud kepada personil dan crew heli yang kan berangkat," kata Kabid Humas Polda Babel,  Kombes Pol Maladi, Minggu (06/06/2021) malam.

Lanjut Maladi,  kemudian AKBP Nasution beserta team berangkat menggunakan helikopter BKO Mabes Polri menuju Pulau Maspari perairan Bangka selatan.

Pada saat helikopter melintasi Perairan Pulau Nangka Sungai Selan, Kabupaten Bangka Tengah terdeteksi dan terpantau secara visual 1 ( satu ) unit kapal yang melaju dengan kecepatan tinggi.

"Kemudian pilot mengarahkan helikopter mendekati kapal tersebut, dan ternyata kapal tersebut adalah benar kapal yang diduga membawa muatan illegal," bebernya

Selanjutnya personel memberikan imbauan dengan menggunakan public speaking agar nakhoda menghentikan kapal tersebut, namun  diabaikan oleh nakhoda.

Anggota sempat memberikan tembakan peringatan ke arah haluan kapal namun tetapi tidak diindahkan oleh nakhoda kapal hantu tersebut.

Selanjutnya personel yang ada didalam helikopter mengarahkan tembakan sehingga mengenai badan kapal, namun tetap tidak diindahkan.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved