Breaking News:

Heli Polda Babel Kejar Kapal Hantu

Kronologis Penangkapan Kapal Hantu, Tak Hiraukan Tembakan Peringatan, Nakhoda dan ABK Melarikan Diri

Direktorar Polairud Polda Babel, berhasil mengamankan 1 unit kapal hantu yang diduga membawa barang ilegal.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: nurhayati
Ist/Fb BKA Gaming
Kapal yang biasa dipakai menyelundup barang terlarang dan ilegal tersebut, terlihat tengah diburu anggota Direktorat Polair Polda Kepualauan Bangka Belitung menggunakan helikopter, 

Saat pengejaran terlihat seorang ABK tersebut membuang sesuatu ke lautan. sementara nakhoda justru mengarahkan kapalnya ke wilayah Pantai Sumatera dan menabrakkan kapalnya ke hutan bakau yang ada di Tanjung Jati OKI

"Setelah kapal berhenti karena menabrak kayu kayu besar didalam hutan tersebut nakhoda dan ABK melarikan diri kedalam hutan bakau sehingga personel melakukan tembakan tembakan peringatan agar  tidak melarikan diri namun tetap tidak diindahkan oleh mereka," ungkap Maladi

"Selanjutnya personel melakukan hel jump ke perahu nelayan yang tidak jauh posisinya dari titik kapal cepat tersebut terhenti dengan tujuan untuk mengamankan kapal cepat tanpa nama tersebut dan sekitar pukul 10.00 WIB kapal tanpa nama atau sering disebut dengan kapal hantu berhasil dikuasai namun nakhoda dan ABK telah melarikan diri," beber Maladi.

Proses Evakuasi

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat,  membenarkan jika kapal hantu yang sempat diburu Direktorat Polairud Polda Bangka Belitung menggunakan helikopter berhasil diamankan.

Namun, jendral bintang dua itu belum tahu persis kapal hantu tersebut diamankan di mana.

Namun, dia memastikan di sekitar Perairan Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan.

Anang juga belum bisa berkomentar banyak soal asal muasal hingga muatan kapal. 

Namun,  jika tak ada aral, ungkap kasus tangkapan kapal yang kerap dipakai untuk menyelundup tersebut akan dirilis pihaknya.

"Kalau diamankan sudah, tapi belum kita bawa, baru kita amankan doang,  Ya mudah-mudahan malah ini selesai besok bisa dirilis. Saya gak tau TKP-nya yang pasti,  tapi namanya di daerah OKI," ungkap Anang,  melalui sambungan telepon, Minggu (6/6/2021) malam saat dikonfirmasi Bangkapos.com.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved