Breaking News:

Mahfud MD Sebut Korupsi di Zaman Sekarang Lebih Gila Dari Zaman Orde Baru

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD bicara masalah korupsi yang terjadi saat ini.

Tribunnews/Irwan Rismawan
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menjawab pertanyaan saat wawancara khusus dengan Tribunnews.com di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Selasa (19/11/2019). Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Mahfud MD: Tidak Ada Ulama yang Dikriminalisasi, Jika Ada Secepatnya Saya Bebaskan, https://aceh.tribunnews.com/2020/12/24/mahfud-md-tidak-ada-ulama-yang-dikriminalisasi-jika-ada-secepatnya-saya-bebaskan?page=all. Editor: Faisal Zamzami 

Mahfud MD Sebut Korupsi di Zaman Sekarang Lebih Gila Dari Zaman Orde Baru

BANGKAPOS.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD bicara masalah korupsi yang terjadi saat ini.

Hal itu dikatakan Mahfud MD dalam dialog dengan Rektor UGM dan pimpinan PTN/PTS seluruh Yogyakarta yang ditayangkab YouTube Universitas Gadjah Mada, Sabtu (5/6/2021).

Mahfud MD menjelaskan, korupsi yang terjadi saat ini jauh lebih buruk jika dibandingkan masa Orde Baru.

Baca juga: Wacana Duet Puan-Anies di Pilpres 2024 : Tidak Akan Kejadian, Beda DNA

Dikatakan Mahfud MD, korupsi yang terjadi zaman sekarang lebih gila dibandingkan zaman Order baru.

Menurut Mahfud MD, hal itu bukan merujuk kepada jumlah korupsinya, melainkan kondisi korupsi yang semakin meluas.

"Korupsi sekarang semakin meluas. Lebih meluas dari zaman Orde Baru. Saya katakan, saya tidak akan meralat pernyataan itu. Kenyatannya saja, sekarang, hari ini korupsi itu jauh lebih gila dari zaman Orde Baru. Saya tidak katakan semakin besar atau apa jumlahnya. Tapi meluas," ujarnya.

Mahfud MD menjelaskan, pada masa Orde Baru, pemerintahan Presiden Soeharto sarat dengan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Kondisi tersebut terjadi sangat masif. Namun, Mahfud MD menggarisbawahi bahwa pada saat itu tidak ada anggota DPR, pejabat maupun aparat penegak hukum yang melakukan korupsi.

"Bapak ingat tidak dulu, tidak ada korupsi dilakukan oleh DPR, hakim tidak berani korupsi, gubernur, pemda, bupati tidak berani," tutur Mahfud Terima kasih telah membaca Kompas.com.

Halaman
12
Editor: Evan Saputra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved