Breaking News:

Ponpes Tahfidz Guntur Terbakar

Pondok Tahfidz Guntur Terbakar, Santri Terpaksa Tidur di Pondok Kecil Berdinding Terpal

Pasca terbakarnya Pondok Pesantren Tahfidz Guntur di Dusun Pengkalen Batu Desa Ranggung Kecamatan Payung.

Penulis: Jhoni Kurniawan | Editor: nurhayati
Ist
Pondok pesantren santri Tahfidz Guntur Dusun Pengkalen Batu terbakar, hanya menyisakan baju yang dikenakan santri 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Pasca terbakarnya Pondok Pesantren Tahfidz Guntur di Dusun Pengkalen Batu Desa Ranggung Kecamatan Payung, setidaknya 20 santri terpaksa harus tidur dengan kondisi ala kadarnya.

Kepala Desa Ranggung, Matnur saat dikonfirmasi menyebutkan lantaran bantuan dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangka Selatan belum datang sehingga para santri akan tidur dengan keadaan yang terbatas.

"Di area pondok pesantren yang terbakar itu ada pondok-pondok berukuran kecil dan itulah yang akan dijadikan sebagai tempat untuk tidur para satri kita," kata Matnur pada Minggu, (06/06/2021) sore.

Pondok-pondok kecil itu lanjutnya akan diberikan terpal sebagai dinding sehingga dapat menahan angin saat malam hari.

"Pondok-pondok itu ada dua lokal, kami harap cukup untuk dijadikan tempat istirahat dan tidur sementara waktu sambil menunggu bantuan datang," kata Matnur.

Diberitakan sebelumnya, Pondok Pesantren Tahfidz Guntur yang berlokasi di Dusun Pengkalen Batu, Desa Ranggung Kecamatan Payung terbakar hingga rata dengan tanah dan tak bersisa, Minggu (06/06/2021).

Tak hanya bangunan yang habis dilahap si jago merah, namun persediaan bahan makanan, pakaian, perlengkapan belajar hingga Al Qur'an juga habis terbakar.

Kepala Desa Ranggung, Matnur saat dikonfirmasi menyebutkan kejadian ini terjadi sekira pukul 03.00 WIB di saat seluruh penghuni pondok sedang tertidur lelap.

"Kejadiannya sekitar Pukul 03.00 WIB dan tidak ada yang menyadarinya hingga bangunan terbakar," ujar Matnur.

Mengenai penyebab terjadinya kebakaran ini diakui oleh Matnur diduga diakibatkan oleh korsleting listrik.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved