Breaking News:

Ponpes Tahfidz Guntur Terbakar

Pondok Tahfidz Guntur Terbakar, Santri Terpaksa Tidur di Pondok Kecil Berdinding Terpal

Pasca terbakarnya Pondok Pesantren Tahfidz Guntur di Dusun Pengkalen Batu Desa Ranggung Kecamatan Payung.

Penulis: Jhoni Kurniawan | Editor: nurhayati
Ist
Pondok pesantren santri Tahfidz Guntur Dusun Pengkalen Batu terbakar, hanya menyisakan baju yang dikenakan santri 

Sementara itu 20 santri dan santriwati lainnya saat ini berada di tempat yang aman guna menghindari rasa trauma pasca kebakaran.

Dinsos akan Salurkan Bantuan

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangka Selatan, Herman
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangka Selatan, Herman (Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa akan menyalurkan bantuan kepada santri/santriwati yang terdampak kebakaran di Dusun Pengkalen Batu esok hari yakni pada Senin, (07/06/2021).

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangka Selatan, Herman saat dihubungi Bangkapos.com melalui panggilan telepon pada Minggu, (06/06/2021).

"Kami sudah nerima laporan dari pihak desa dan kami sudah menyiapkan kebutuhan yang akan kami salurkan yang tersedia di bufferstock miliki dinas kami," kata Herman.

Herman menyatakan penyaluran bantuan dari pihaknya belum dapat dilakukan saat ini mengingat keterbatasan waktu dan jarak menuju Dusun Pengkalen Batu.

"Untuk penyalurannya, karena saat ini tidak memungkinkan sehingga perlengkapan bantuan seperti tenda, terpal, alat makan, alat memasak dan pakaian akan kami salurkan besok," terangnya.

Saat ini lanjutnya, pihaknya telah berkomunikasi dengan pihak desa dan kecamatan setempat untuk saat ini memberikan upaya-upaya atau bantuan dan solusi sehingga malam ini tidak mengalami kesulitan.

"Kami harap saat ini pihak desa dan kecamatan turut membantu untuk mencarikan solusi sementara, apakah beristirahat dan tidur di musola atau gedung yang dapat dimanfaatkan," ungkapnya.

(Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved