Breaking News:

Jangan Biarkan Jerawat Hormonal Ganggu Hari-Harimu, Atasi dengan Cara Dibawah ini!

Jerawat hormon seringkali datang mengganggu setiap bulan. Hal itu disebabkan oleh tidak seimbangnya hormon jelang menstruasi.

Penulis: Magang4
Editor: Iwan Satriawan
net
Ilustrasi jerawat 

BANGKAPOS.COM - Jerawat hormonal persis seperti apa terdengarnya, jerawat ini sangat erat kaitannya dengan fluktuasi hormon.  

Tidak hanya saat melalui fase pubertas,  jerawat hormonal juga mempengaruhi orang dewasa dari segala usia.

Jerawat yang satu ini juga umum pada wanita.

Sejumlah faktor dapat menyebabkan hal tersebut termasuk menstruasi dan menopause.

Dilansir dari beberapa sumber inilah ciri-ciri jerawat hormonal dan cara mengatasinya.

Saat pubertas, jerawat hormonal sering muncul di T-zone, termasuk dahi, hidung, dan dagu.

Ilustrasi
Ilustrasi (freepik)

Jerawat dewasa hormonal biasanya terbentuk di bagian bawah wajah Anda. Ini termasuk bagian bawah pipi Anda dan di sekitar garis rahang Anda.

Bagi sebagian orang, jerawat hormonal berupa komedo, whiteheads, dan jerawat kecil yang muncul di kepala, atau kista.

Kista terbentuk jauh di bawah kulit dan tidak menonjol di permukaan. Benjolan ini sering terasa lembut saat disentuh.Jerawat hormonal dapat disebabkan dari:

  • haid
  • sindrom ovarium polikistik
  • menopouse
  • peningkatan kadar androgen

Secara khusus, fluktuasi hormon ini dapat memperburuk masalah jerawat dengan meningkatkan peradangan kulit secara keseluruhan, produksi minyak (sebum) di pori-pori, sel kulit tersumbat di folikel rambut follicle, produksi bakteri penyebab jerawat yang disebut Propionibacterium acnes.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved