Breaking News:

Perampokan di Optik Internasional

Lapor Kena Rampok ke Polres Pangkalpinang, Faisal Ternyata Setor Uang ke Rekening Pribadi

Faisal mengakui bahwa uang yang diambil dari laci kasir Optik Internasional, disetorkan ke rekening pribadinya.

Bangkapos.com/Yuranda
Faisal Alifi (19) membuat laporan perampokan palsu ke Mapolres Pangkalpinang, Senin (7/6/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Faisal Alifi (19) perantau asal Dusun Wonogiri, Desa Wonokerto, Kecamatan Bantur, Malang, Jawa Timur, mendekam di balik jeruji besi.

Faisal ancaman Pasal 362 KUHPidana, dan diancaman hukuman lima tahun kurungan penjara, lantaran memberikan keterangan palsu kepada penyidik Satreskrim Polres Pangkalpinang.

Laporan yang disampaikan oleh Faisal, terkait perampok menggunakan senjata api yang terjadi di Optik Internasional, Semabung, Bukitintan, Pangkalpinang.

Setelah diintograsi lebih mendalam, Faisal mengakui bahwa uang yang diambil dari laci kasir Optik tersebut, disetorkan ke rekening pribadinya.

Uang milik Optik Internasional, berjumlah Rp 4,1 juta digunakan olehnya bermain trading saham melalui aplikasi smartphone miliknya.

"Uangnya saya gunakan bermain trading, merasa takut saya buat cerita seolah-olah dirampok, karena takut kepada atasan saya di Optik tersebut," kata Faisal saat ditanya Wakapolres Pangkalpinang Kompol Teguh Setiawan, di Mapolres Pangkalpinang, Senin (7/6/2021).

Merasa takut telah mengambil uang milik Optik Internasional tersebut terpikirlah Faisal untuk membuat alibi, bahwa toko tempat dia bekerja seolah-olah terjadi perampokan.

"Pada saat itu ada kesempatan teman saya Nopri keluar membeli minuman, pada saat itulah saya mengambil uang yang ada didalam laci meja kasir toko Optik Internasional," katanya.

Setelahnya, Faisal langsung menghubungi manajer toko tersebut bahwa telah terjadi perampokan, Namun ia tidak menceritakan kejadian tersebut kepada rekan kerja Nopri.

"Saya buat cerita itu, karena saya belajar di YouTube tentang perampokan. Saya juga memiliki hutang dan bermain saham online, lakukan saham itu sedang merosot maka terpikir untuk mengambil uang yang berada di toko," ungkapnya

Selain belajar di YouTube tentang perampokan, karena dia takut ketahuan oleh atasanya, sehingga Faisal bual laporan ke Polres Pangkalpinang, tentang perampokan yang terjadi di Optik Internasional tersebut.

Bangkapos.com/Yuranda

Penulis: Yuranda
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved