Breaking News:

Ponpes Tahfidz Guntur Terbakar

Pasca Terbakarnya Pondok Tahfidz Guntur, Aparatur Desa Galang Bantuan Pakaian Layak Pakai

Pasca terbakarnya Pondok Pesantren Tahfidz Guntur di Dusun Pengkalen Batu Desa Ranggung Kecamatan Payung pada Minggu

Ist
Pondok pesantren santri Tahfidz Guntur Dusun Pengkalen Batu terbakar, hanya menyisakan baju yang dikenakan santri 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Pasca terbakarnya Pondok Pesantren Tahfidz Guntur di Dusun Pengkalen Batu Desa Ranggung Kecamatan Payung pada Minggu, (6/6/2021) kemarin, para santri tak memiliki harta benda apapun kecuali pakaian yang melekat di badan.

Untuk itu, aparatur Desa Ranggung bersama dengan pengurus Pondok Pesantren Tahfidz Guntur melakukan pengumpulan pakaian layak pakai dari masyarakat sehingga dapat dimanfaatkan oleh sedikitnya 20 santri dan santriwati.

Kepada Bangkapos.com, Kepala Desa Ranggung, Matnur menyebutkan jika dari hasil pengumpulan pakaian layak pakai ini ditujukan untuk mengurangi beban para santri yang harta benda dan pakaiannya ludes dilahap api bersama dengan bangunan pondok pesantren.

"Sejak kemarin sore itu kami sudah mengupayakan untuk mengumpulkan pakaian-pakaian yang layak pakai seikhlasnya dari para warga sehingga bisa dipakai oleh santri kita yang pakaiannya ikut terbakar," kata Matnur pada Senin, (7/6/2021).

Menurutnya, jika masih ada warga yang ingin memebrikan bantuan baik bantuan tunai maupun pakaian layak pakai dapat langsung mengantarkannya ke titik lokasi di Dusun Pengkalen Batu ataupun dapat melalui dirinya selaku aparatur Pemerintah Desa Ranggung.

Ponpes Tahfidz Guntur Ludes Dilalap Api

Diberitakan sebelumnya, Pondok Pesantren Tahfidz Guntur yang berlokasi di Dusun Pengkalen Batu, Desa Ranggung Kecamatan Payung terbakar hingga rata dengan tanah dan tak bersisa, Minggu (06/06/2021).

Tak hanya bangunan yang habis dilahap si jago merah, namun persediaan bahan makanan, pakaian, perlengkapan belajar hingga Al Qur'an juga habis terbakar.

Kepala Desa Ranggung, Matnur saat dikonfirmasi menyebutkan kejadian ini terjadi sekira pukul 03.00 WIB di saat seluruh penghuni pondok sedang tertidur lelap.

"Kejadiannya sekitar Pukul 03.00 WIB dan tidak ada yang menyadarinya hingga bangunan terbakar," ujar Matnur.

Halaman
1234
Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved