Breaking News:

Berita Sungailiat

23 Pegawai Disdukcapil Sembuh Covid-19, Pelayanan Dokumen kependudukan Normal Kembali

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bangka mulai Senin (07/06/2021) sudah membuka kembali pelayanan dokumen kependudukan.

Penulis: edwardi | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Edwardi
Kepala Disdukcapil Bangka, H Muhtar. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bangka mulai Senin (07/06/2021) sudah membuka kembali pelayanan dokumen kependudukan secara tatap muka (offline) dan juga secara online.

Hal ini diungkapkan Kepala Disdukcapil Bangka, H Muhtar SH yang ditemui Bangkapos.com, Selasa (08/06/2021) di ruang kerjanya.

Sebelumnya pada tanggal 25 Mei hingga 4 Juni lalu, Kantor Disdukcapil Kabupaten Bangka ditutup atau WFH (work from home)  karena sebanyak 23 pegawainya, termasuk kepala dinas, sekretaris, beberapa kabid, kasi dan pegawai terpapar wabah Covid-19.

"Sejak kami terpapar Covid-19 itu diinstruksikan untuk tutup pelayanan tatap muka dan melakukan WFH, pegawai positif dikarantina di Mess yang disiapkan Pemkab Bangka dan ada juga  isolasi mandiri, Alhamdulillah saat ini semuanya sudah dinyatakan sembuh dan sudah masuk kerja kembali," jelas Muhtar.

Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bangka
Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bangka (Bangkapos.com/Edwardi)

Ditambahkannya, meskipun kantor ditutup, namun pegawai lainnya tetap bekerja dari rumah , karena saat ini disdukcapil sudah membuka pelayanan secara online, seperti untuk pembuatan kartu keluarga, akta kelahiran dan lainnya, kecuali KTP karena harus dicetak lewat kartu khusus.

"Masyarakat bisa mendaftar atau mengajukan pelayanan online ke alamat pesonadukcapilbangka.com , semua data pendaftaran yang masuk lewat online ini tetap diproses oleh para pegawai yang negatif Covid-19 dari rumah ataupun dari kantor secara terjadwal tetap masuk kerja , tetapi tidak membuka pintu layanan secara tatap muka," jelas Muhtar.

Menurutnya, saat ini masyarakat bisa mencetak sendiri dokumen kependudukan sendiri, setelah datanya didaftarkan secara online dan diproses pegawai.

"Saat ini untuk cetak KK dan akta kelahiran, akta kematian bisa dicetak sendiri lewat printer di rumahnya pada kertas HPS 80 gram, jika persyaratan pendaftaran sudah lengkap dan sudah diverifikasi, setelah itu ada pemberitahuan lewat WA atau email ke nomor hp yang didaftarkan tersebut, bahwa KK atau Akta yang diajukannya sudah bisa dicetak dalam bentuk file Pdf," kata Muhtar.

Dilanjutkannya apabila masyarakat tidak memiliki printer sendiri , maka bisa meminta bantuan pegawai di kantor desa atau kelurahan setempat.

"Jadi saat ini masyarakat tidak perlu repot-repot datang ke kantor disdukcapil, sebab sudah bisa mencetak sendiri," kata Muhtar.

Suasana pelayanan dokumen kependudukan secara tatap muka  di Kantor Disdukcapil Kabupaten Bangka sudah dibuka kembali .
Suasana pelayanan dokumen kependudukan secara tatap muka di Kantor Disdukcapil Kabupaten Bangka sudah dibuka kembali . (Bangkapos.com/Edwardi)

Diungkapkannya, untuk pelayanan KTP dan KIA memang saat ini harus mengurusnya ke Kantor Disdukcapil Bangka karena bentuknya berupa kartu, sehingga harus dicetak dan diambil di kantor disdukcapil.

"Memang saat ini  pelayanan dokumen kependudukan sudah memiliki beberapa inovasi dan tidak bisa lagi hanya mengandalkan pelayanan secara manual saja, jadi harus juga ada pelayanan secara online asalkan ada jaringan internet di lokasi itu," ungkap Muhtar.

Ali, warga Kecamatan Sungailiat mengaku datang ke Kantor Disdukcapil Kabupaten Bangka untuk membuat KTP yang baru, karena KTP yang lama sudah rusak.

"Sudah buka pak pelayanan untuk KTP, pelayanan juga cepat dan lancar, sebelumnya saya ada datang kesini tapi saat itu tutup kantornya, katanya ada pegawai terpapar Covid-19," kata Ali.

(Bangkapos.com /Edwardi)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved