Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

2.455 Anak di Provinsi Bangka Belitung Terpapar Covid, 5 di Antaranya Meninggal Dunia

Dari data yang diperoleh, hingga Selasa (8/6/2021) malam, 2.455 anak di Provinsi Bangka Belitung telah terpapar covid-19. 5 Diantaranya Meninggal

Penulis: Riki Pratama
Editor: ibnu Taufik juwariyanto
Ist/Boy Yandra
Proses pemakaman pasien covid 19 di Desa Baturusa Kabupaten Bangka Kamis (27/5/2021). Dari data yang diperoleh hingga Selasa (8/6/2021) tercatat 2.455 anak di Provinsi Bangka Belitung pernah terpapar, 5 di antaranya meninggal dunia 

BANGKAPOS.COM, PANGKALPINANG - Jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Bangka Belitung terus bertambah.

Hari ini, Selasa (8/6/2021) Percepatan, Penanganan Satgas Covid-19 Bangka Belitung melaporkan sebanyak 113 kasus baru.

Catatan ini membuat Babel menempati posisi ke-14 dari 34 provinsi di Indonesia dengan berada di atas Lampung dengan 103 kasus baru. Sementara jawa tengah menempati urutan pertama penambahan kaus dengan angka 1.489 kasus baru.

Dengan tambahan kasus total positif di Babel telah mencapai 19.307 kasus, sembuh bertambah 114 kasus baru, total 17.639 kasus dan meninggal bertambah 2 kasus total 289 kasus.

Dari data tersebut jug menunjukkan bahwa hingga Selasa (8/6/2021) malam, 2.455 orang di Bangka Belitung telah terpapar covid-19.

Dari data tersebut juga diketahui bahwa dari kasus anak yang terpapar, 5 di antaranya berakibat fatal alias meninggal dunia.

Rincian data yang diperoleh Bangkapos.com menyebutkan, untuk anak di bawah satu tahun yang terkonfirmasi sebanyak 68 anak. Kemudian usia 1-4 tahun berjumlah 502 anak dan usia 5-14 tahun ada 1.885 anak yang terkonfirmasi positif.

Sementara untuk usia remaja 15-19 tahun berjumlah 1.455 orang.

Juru Bicara Percepatan, Penanganan Satgas Covid-19, Andi Budi Prayitno, mengatakan, untuk penanganan kasus anak yang positif Covid-19 yang usianya di bawah 18 tahun sejauh ini sama dilakukan seperti orang dewasa.

"Secara khusus tidak ada penanganan terhadap anak yang terpapar Covid-19 terutama yang menjalani isolasi di wisma atau rumah karantina disediakan oleh pemerintah. Mereka dilakukan seperti halnya penanganan terhadap orang dewasa,"jelas Andi kepada Bangkapos.com, dikonfirmasi Selasa (8/6/2021) malam.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved