Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Begini Penanganan Limbah Medis Oleh Puskesmas di Pangkalpinang Sejak Volumenya Naik Akibat Pandemi

Mekanisme pengelolaan limbah medis di sejumlah puskesmas Pangkalpinang yang meningkat drastis hingga berkali-kali lipat.

Penulis: Magang2 | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/ Arya Bima Mahendra
Pengiriman Limbah Medis dari Puskesmas ke RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Mekanisme pengelolaan limbah medis di sejumlah puskesmas Pangkalpinang yang meningkat drastis hingga berkali-kali lipat.

Dewasa ini, limbah medis dari sejumlah instansi kesehatan menjadi semakin banyak akibat pandemi COVID-19.

Sebagian besar limbah medis yang dihasilkan berasal dari bekas APD habis pakai serta limbah-limbah bekas vaksin, rapid test, swab test, limbah isolasi mandiri dan lain sebagainya.

Contohnya di Puskesmas Kacang Pedang, limbah medis yang dihasilkan meningkat hingga tiga kali lipat dari jumlah normal.

Tak hanya itu, Puskesmas Air Itam juga mengalami hal serupa, dimana limbah medis yang mereka hasilkan bulan lalu lebih banyak 10 kali lipat jika dibandingkan dengan sebelum pandemi.

Oleh karena itu, diperlukan mekanisme pengelolaan dengan benar apalagi terhadap limbah medis yang bersifat infeksius.

Menurut Erna, Kepala Puskesmas Kacang Pedang, limbah medis harus dikumpulkan terlebih dahulu di Puskesmas.

"Kita kumpulkan di sini, nanti kalau sekiranya udah banyak baru kita antar ke RSUD," jelas Erna

Ia menyebutkan untuk limbah medis yang berasal dari rumah tempat isolasi mandiri, pihak puskesmas akan memberikan kantong plastik kepada pasien yang terkonfirmasi COVID-19.

Plastik tersebut digunakan untuk menyimpan limbah medis seperti masker habis pakai yang sudah dalam kondisi terpotong ataupun telah dirobek.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved