Breaking News:

Human Interest Story

Salma Raup Omzet Bersih Lebih dari 20 Juta Per Bulan, Siomay Buatannya Disukai Istri Gubernur

Ide untuk membuka usaha bisnis ternyata bisa datang dari mana saja.Seperti yang dialami Salma Zahwa (25).

Penulis: Magang5 | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Vigestha Repit
Owner Siomay PGK, Salma Zahwa (kanan) dan Desty (kiri) 

"Dari mulai bahan ikan, kami pakai full tenggiri asli yang fresh tanpa campuran ikan apapun. Untuk saus kacang pun kami beli dari kacang dengan grade terbaik. Segala proses pengolahan dan pemasakan kami perhatikan betul sehingga menghasilkan citarasa yang pas, dan berkualitas," ungkapnya.

Selain itu Salma mengatakan bahwa Siomay PGK ini dikemas dalam kemasan khusus yakni microwave tahan panas dan tentunya terjaga kebersihannya.

Bagi Salma memang tak mudah untuk memulai bisnis siomanyanya ini. Berbagai tantangan dan kendala kerap ia temui ditengah membuka bisnis siomanyanya ini.

"Hal yang menjadi tantangan adalah masyarakat punya selera rasa yang berbeda, kadang banyak dari mereka yang kasih masukan tentang rasa, dan agak membuat kami bingung. Jadi kami berusaha sebaik mungkin bagaimana caranya untuk membangun standar rasa yang pas bagi banyak orang dan konsisten mempertahankannya," terang wanita yang merupakan anak sulung dari tiga bersaudara tersebut.

Tak hanya itu, diakui Salma mereka kerap mendapat first impression kurang enak dari beberapa pembeli karena pricelist Siomay PGK nya yang sedikit lebih tinggi dari penjual siomay pada umumnya.

"Kesan pertama mereka seperti kaget, kok ada yang jual siomay mahal begini gak kayak yang dijual orang-orang biasanya. Namun setelah mereka coba, baru masyarakat memahami bahwa memang rasa dan kualitas yang kami suguhkan amat jauh berbeda," tutur Salma.

Dikatakan Salma, Siomay PGK tersebut dijual dengan harga Rp 22.000 rupiah per package.

Untuk sistem penjualan Salma dan rekannya kerap menggelar lapak di sekitar Alun-Alun Taman Merdeka atau Bukit Dealova. Saat weekend mereka juga kerap on the road ke Kota Sungailiat.

"Kadang juga kami anterin sendiri atau bisa dipesan pakai ojek online," lanjutnya.

Kini pelanggan siomanya pun sudah melalang buana ke berbagai daerah di Pangkalpinang, bahkan sudah sampai hingga Sungailiat dan Koba.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved