Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Kapolda Bilang Dirtahti Bisa Sombong Jika Nanti Gedung Berlantai Dua

Tak lama lagi, Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel),  akan memiliki Gedung Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) berlantai dua. Gedung Tahti yang

Penulis: Antoni Ramli | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Selasa (8/6/2021) Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, meletakan batu pertama tanda dimulainnya pembangunan Gedung Tahti. (Bangkapos/Anthoni Ramli) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA - Tak lama lagi, Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel),  akan memiliki Gedung Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) berlantai dua. Gedung Tahti yang menelan anggaran Rp7.895.000.000, diprediksi rampung enam bulan ke depan.

Selasa (8/6/2021) Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, meletakan batu pertama tanda dimulainnya pembangunan gedung Tahti yang tendernya dimenangkan PT Fajar Indah Satya Nugraha tersebut.

Anang, menyebut wacana pembangunan Gedung Tahti ini telah diusulkan tahun lalu. Pasalnya, saat ini kondisi Rumah Tahanan (Rutan)  Mapolda sangat memprihatinkan.

Lobi lobi pun, gencar dilakukan jajaran Polda Babel,  supaya mendapat dukungan Mabes Polri untuk pembangunan gedung Tahti tersebut.

"Kendalanya karena, pertama lobi kita ini terlambat,  baru Desember 2019 dilakukan,  palu sudah diketok sudah menggunakan APBN berupaya lain dengan cara memanfaatkan dana Samsat.
Waktu itu sudah ada warning akan disetujui tahun 2021, mendadak ada Covid semua refocusing,  Samsat berpikir keras," kata Anang, usai peletakan batu pertama, Selasa (8/6/2021)

Namun kendala tersebut tak membuat pihaknya patah arah. 2021 mereka kembali mengusulkan anggaran pembangunan gedung Tahti yang mampu menampung 170 tahan tersebut. 

"Namun kita tidak pernah menyerah,  kita lakukan pengusulan 2021,  Alhamdulillah disetujui dengan menggunaan APBN.  ditengah jalan tau tau di refufcusing, hilang sama sekali," jelasnya.

" Sudahlah kita cari jalan lain. Tau tau disetujui Samsatnya untuk tahun ini,  jadi ini luar biasa.  Ini suatu yang membuat saya bangga. Setelah melihat situasi pimpinan polri memungkinkan untuk menggunakan dana samsat untuk pembangunan gedung tahti ini," tambahnya.

Kendati alasan pengusulan pembangunan gedung Tahti tersebut bisa dikatakan sampai agak memomoh, namun Anang bangga akhirnya usulan tersebut dikabulkan.

"Dengan alasan kira kira agak memohonlah,  masah sih Kapolda tinggalnya satu gedung sama tahanan,  nanti salah salah kapolda yang ditahan, kalau salah salah masuk," kata Anang, bergurau, disambut tepuk tangan tamu undangan yang hadir pada peletakan batu pertama

"Sambil juk juk seperti itu mengena,  Alhamdulillah kita disetujui dengan pertimbangan yang cukup matang dari Asrena, walaupun ada pengurangan sedikit dari luas yang direncankan," tegasnya.

Sementara itu, Gedung Tahti Polda Kepulauan Bangka Belitung nantinya bisa menampung 170 tahanan.  Mulai  tahanan laki-laki,  perempuan,  anak, termasuk tahanan teroris.

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Anang Syarif Hidayat,  menyebut saat ini kapasitas tahanan gedung Tahti Polda Babel hanya minimal menampung 45 orang. 

Namun, saat ini jumlah tahanan yang menghuni rutan Polda Babel mencapai 67 orang. "Tapi habis ini Dirtahti sombong dia,  dia akan bilang sama Dirnarkoba, pakai aja ruangan saya kalau mau pakai. Dia punya gedung baru yang kuat luar biasa,  oleh karena itu patut disyukuri lah," kata Kapolda, masih tetap bergurau.(Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved