Breaking News:

Otomotif

Kelelahan Perjalanan Jauh, Ini Tips Aman Tidur di Mobil

Saat mengemudi dalam perjalanan jauh yang membutuhkan waktu lama, akan ada kemungkinan bagi pengemudi merasa lelah dan mengantuk.

Editor: Ajie Gusti Prabowo
huffingtonpost.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Saat mengemudi dalam perjalanan jauh yang membutuhkan waktu lama, akan ada kemungkinan bagi pengemudi merasa lelah dan mengantuk.

Rasa kantuk tersebut akan muncul ketika tubuh memerlukan istirahat untuk mengembalikan stamina.

Pada saat merasakan kantuk yang tak tertahankan, tidak sedikit pengemudi yang memilih beristirahat di dalam mobil.

Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat akan beristirahat sebentar atau tidur di dalam mobil.

Training Director The Real Driving Center (RDC) Marcell Kurniawan mengatakan, sebaiknya pengemudi tidak tidur lama di dalam mobil. Kalau merasa lelah cukup hanya tidur sebentar saja.

"Tidur lama di dalam mobil lebih baik tidak dilakukan, cukup power nap (tidur sebentar) yakni antara 10 menit sampai 15 menit saja," kata Marcell kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Biasanya hal ini dilakukan ketika rasa lelah dan ngantuk tak tertahankan dan membutuhkan istirahat sejenak untuk memulihkan stamina, setelah itu baru melanjutkan perjalanan dengan kondisi bugar.

Apabila dipaksakan mengemudi dalam keadaan mengantuk, akan berbahaya bagi dirinya sendiri dan pengendara lainnya.

"Power nap adalah tidur sebentar untuk memulihkan diri dan berguna sebagai teknik untuk terhindar dari fatigue saat mengemudi," ucap Marcell.

Pada saat akan tidur di mobil, usahakan untuk membuka kaca jendela sedikit untuk sirkulasi udara di dalam kabin.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved