Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Vaksinasi Petugas Publik Melebihi Target, Fokus Penanganan Covid-19 Pada Proses Tracing

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim menyebut

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com/magang mahasiswi UMN
Ilustrasi Covid-19 dan masker 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim menyebut, stok vaksin covid-19 hingga saat ini masih tersedia, diperkirakan masih cukup untuk empat ribuan orang lagi.

Namun kata Hakim, pelayanan vaksin sudah sedikit dibatasi semanatara sebab vaksinasi untuk petugas publik di Kota Pangkalpinang sudah melebih target.

Dengan demikian kata Hakim fokus penanganan covid-19 saat ini pada tracing. Vaksinasi untuk lanjut usia masih terus dilaksanakan hingga mencapai target 12.658 sasaran vaksinasi.

"Kalau fokus pertama penangan covid-19 kita pada proses vaksinasi yang sampai saai ini masih terus berjalan meskipun sudah sedikit kita batasi, lalu kita sekarang juga gencar melakukan tracing road swab ke tempat-tempat keramian," ungkap Hakim kepada Bangkapos.com, Selasa (8/6/2021).

Menurutnya, road swab penting dilakukan di tempat keramaian disebabkan banyak masyarakat yang kadang sudah mengabaikan protokol kesehatan (Prokes).

"Jadi tidak masalah kasus kita terus meningkat setiap harinya, yang penting orang tanpa gejala itu segera ditemukan segera isolasi mandiri jangan sampai menularkan ke banyak orang lagi, dan masyarakat juga kadang sudah abai dengan prokesnya. Makanya tracing sekarang makin gencar kita lakukan," jelasnya.

Hakim menegaskan, meskipun sudah dilakukan vaksinasi protokol kesehatan harus tetap dijalankan, sebab masih ada 35 persen kemungkinan seseorang terpapar covid-19 meskipun sudah divaksin.

"Kan keakurat vaksin itu 65 persen masih ada 35 persen kemungkinan orang sudah divaksin itu terpapar, kalau seseorang itu terpapar bisa saja tidak berat gejalanya karena sudah dibentuk antibodi dalam tubuhnya itu. Makanya protokol kesehatab tetap dijalanlan masker, jaga jarak, cuci tangan, dan hindari kerumunan itu tetap penting," bebernya.

Hakim mengatakan, target vaksin petugas publik itu sebanyak 13.152 orang, hingga saat ini pada penyuntikan dosis pertama pada petugas publik sudah mencapai 15.071 orang atau jika dipersentasekan sebesar 114,59 persen.

"Terlalu kecil target yang diberika pusat sedangkan petugas publik kita banyak, padahal kita mengatakan pelayan publik itu pegawai bank, pasar-pasar itu pelayan publik. Jadi untuk sementara sudah sedikit kita batasi," ujarnya.

Sementara untuk lanjut usia (lansia) target vaksinasi sebanyak 12.658 orang, dan penyuntikan dosis pertama baru 7.394 orang atau 58,41 persen terealisasi dari target.

"Kalau untuk lansia sampai saat ini terus kami lakukan proses penyuntikan, masih terus berlanjut dan semakin gencar kami lakukan agar sampai target tadi," katanya. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved