Breaking News:

Berita Bangka Tengah

15 Tahun Menjadi Nelayan, Sumaryono Bersyukur Terima Bantuan Alat Penangkap Ikan

Sumaryono (40), Warga Desa Kulur yang sudah 15 tahun menjadi nelayan mengaku bersyukur dengan adanya bantuan alat penangkap ikan

bangkapos.com
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman saat menyerahkan bantuan asuransi kepada nelayan di Gedung Balai Benih Ikan (BBI) Rabu, (9/6/2021). (Bangkapos.com/SelaAgustika) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Sumaryono (40), Warga Desa Kulur yang sudah 15 tahun menjadi nelayan mengaku bersyukur dengan adanya bantuan alat penangkap ikan yang diberikan langsung oleh Bupati Bangka Tengah di Gedung Balai Benih Ikan (BBI), Rabu (9/6/2021).

"Alhamdulillah saya mendapat bantuan jaring ikan dan ini sangat membantu sekali, di mana untuk jaring yang ada saat ini memang sudah rusak, jika membeli sendiri harganya lumayan tinggi. Tentunya ini akan saya manfaatkan dan sangat membantu sekali untuk menangkap ikan," kata Sumaryono kepada Bangkapos.com usai menerima bantuan.

Ia berharap bantuan-bantuan seperti ini bisa terus diberikan dan difasilitasi, khususnya bagi para nelayan.

"Program bantuan ini sangat bermanfaat, kita meminta pemerintah terus memperhatikan kita (Nelayan -red), di mana ini sangat bermanfaat bagi, terkhususnya untuk asuransi memang sangat penting karena ini kaitannya dengan jaminan keselamatan kita,"ujarnya.

Pada kesempatan ini Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menyerahkan bantuanpremi kartu asuransi ke 127 Nelayan di Wilayah Bangka Tengah, sekaligus menyerahkan beberapa bantuan alat penangkap ikan ramah lingkungan, dan bantuan sarana pendukung kegiatan penangkapan ikan ke beberapa nelayan.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman mengatakan, pemberian bantuan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Bangka Tengah dalam memberikan perlindungan dan kenyamanan kepada nelayan

"Bantuan kategori asuransi ini merupakan komitmen dan stimulus yang diberikan pemerintah Bangka Tengah kepada nelayan dalam mencari nafkah dengan tujuan supaya mereka (nelayan -red) merasa sedikit terlindungi, namun harapan kami asuransi ini tidak terpakai, hanya sebagai antisipasi. Harapan kita tentunya semua sehat-sehat dan selamat,"ungkap Algafry usai menyerahkan bantuan ke Nelayan.

Kata Algafry, bantuan asuransi yang diberikan ini ditangung penuh oleh Pemerintah Daerah dalam jangka waktu satu tahun.

"Ini merupakan pemacu kita, di mana asuransi yang kita yang di tangung ini berupa kecelakaan berat dan meninggal duni,"ujar Algafry.

Sementara untuk penyerahan bantuan fisik berupa jaring, boks, dan peralatan lainnya, ia berharap bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh nelayan penerima bantuan.

"Untuk bantuan Dana Alokasi Khusus Non Fisik ini kita sangat meminta dan berharap betul-betul di manfaatkan dan pergunakan sebaik mungkin untuk kebutuhan nelayan, jangan di jual," tegasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Perikanan Bangka Tengah Taufik mengatakan untuk bantuan asuransi, pihaknya mengkuotakan sebanyak 500 orang nelayan yang akan difasilitasi.

"Untuk tahap pertama ini ada 127 nelayan yang tersebar di berbagai wilayah Bangka Tengah dan untuk tahap selanjutnya akan kita tambah lagi sesuai kuota 500 asuransi yang akan kita serahkan,"ungkap Kepala Dinas Perikanan Bangka Tengah Taufik. (Bangkapos.com/Sela Agustika)

Penulis: Sela Agustika
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved