Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

198 Orang di Bangka Belitung Masih Terjangkit Corona Meski Telah Divaksin

Sejumlah kasus orang yang telah divaksin tetap terinfeksi virus Corona terjadi di Provinsi Bangka Belitung.

Penulis: Riki Pratama
Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Riki Pratama.
Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang, dr Bangun Cahyo Utomo. -- 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Sejumlah kasus orang yang telah divaksin tetap terinfeksi virus Corona terjadi di Provinsi Bangka Belitung.

Juru Bicara Vaksinisasi di Bangka Belitung sekaligus Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang, dr Bangun Cahyo Utomo, menyampaikan sebanyak 198 orang yang sudah divaksin masih terjangkit Covid-19 terdapat di Babel.

"Jumlahnya 198 orang sudah dilakukan vaksinasi tetapi masih terkena Covid-19 tetapi mereka ini tidak bergejala,"jelas Bangun kepada Bangkapos.com, Rabu (9/6/2021).

Menurut Bangun, dengan dilakukan vaksinasi, memberikan kekebalan sehingga orang yang telah divaksin masih terinfeksi Corona hanya mendapatkan gejala ringan.

"Di sini terbukti vaksinasi memberikan dampak positif terhadap serangan Covid-19 bagi mereka yang telah divaksin," jelas Bangun.

Dia menjelaskan, selama 145 hari dilakukan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung  dan akan terus dilakukan sepanjang 2021 ini.

"Kita ingin mewujudkan herd immunity atau kekebalan komunitas atau kelompok dari serangan Covid-19. Sekaligus diharapkan dapat mengurangi transmisi Covid-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat virus corona," harap Bangun.

Bangun menyampaikan terjadi perkembangan positif dari vaksinasi gelombang pertama yang menyasar SDM kesehatan di Provinsi Bangka Belitung yang semuanya hampir tuntas.

"Untuk mencapai kekebalan kelompok secara lebih luas lagi, maka program vaksinasi terus berjalan, untuk terus menyelesaikan sasaran kedua vaksinasi bagi petugas pelayanan publik dan masyarakat lanjut usia. Termasuk di dalamnya tenaga pendidik meliputi guru dan dosen serta pelaku pariwisata dan masyarakat umum antara lain pedagang pasar dan calon jamaah haji," terangnya.

Varian Baru

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved