Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Anda Jadi Korban PHK? Yuk Simak Manfaat Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), Ini Penjelasannya

BPJS Ketenagakerjaan merupakan transformasi dari PT Jamsostek (Persero) yang bertugas memberikan perlindungan terhadap tenaga kerja Indonesia

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra
Wawancara Ekslusif bersama Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pangkalpinang, Agus Theodorus Parulian Marpaun 

BANGKAPOS.COM, BANGKA --  BPJS Ketenagakerjaan merupakan transformasi dari PT Jamsostek (Persero) yang bertugas memberikan perlindungan terhadap tenaga kerja Indonesia, baik mereka yang bekerja secara informal maupun yang nonformal.

Baru-baru ini, BPJS Ketenagakerjaan memiliki program jaminan sosial baru yang bernama Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Saat ini, belum banyak masyarakat yang memgetahui tentang manfaat, syarat-syarat JKP dan program-program jaminan sosial lainnya.

Untuk itu, Bangkapos.com berkesempatan mewawancarai Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pangkalpinang, Agus Theodorus Parulian Marpaung, berikut kutipan dari wawancara tersebut;

Di masa pandemi ini, banyak orang kehilangan pekerjaannya dan di PHK, lantas bagaimana peran BPJS Ketenagakerjaan mengatasi hal tersebut?

Di bulan-bulan ini kita akan sosialisasikan kepada perusahaan-perusahaan binaan mengenai program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Program JKP sendiri merupakan turunan dari Permenaker No. 37 tahun 2021 yang baru disahkan bulan April lalu.

Untuk iurannya sendiri tidak dipotong dari peserta maupun perusahaan karena murni dikeluarkan langsung dari dana operasional BPJS Ketenagakerjaan dan subsidi pemerintah.

Sementara itu, saat ini kita sedang menunggu mekanismenya dari perdir (peraturan direksi) BPJS Ketenagakerjaan itu sendiri.

Namun perlahan kita akan sosialisasikan tentang manfaat, tujuan, syarat-syaratnya dan lain-lain baik secara webinar maupun tertulis.

Siapa saja yang mendapat pelayanan JKP, apakah hanya peserta BPJS Ketenagakerjaan yang aktif atau bagaimana?

Saat ini, pelayanan JKP hanya diperuntukkan untuk peserta aktif atau terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

Sementara untuk yang belum daftar atau sudah berhenti bekerja maka belum bisa dilayani.

Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mengantisipasi terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari perusahaan.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved