Breaking News:

Berita Bangka Barat

Jelang Tahun Ajaran Baru 2021/2022, Rukiman Targetkan Seluruh Guru Sudah Vaksinasi  

Menciptakan rasa aman dan kenyamanan saat proses belajar secara tatap muka, seluruh guru khususnya di Kabupaten Bangka Barat

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangka Barat, Rukiman. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA - Menciptakan rasa aman dan kenyamanan saat proses belajar secara tatap muka, seluruh guru khususnya di Kabupaten Bangka Barat ditargetkan akan ikut vaksin sebelum tahun ajaran 2021/2022 dimulai.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangka Barat, Rukiman saat dikonfirmasi oleh Bangkapos.com, Rabu (09/06/2021).

"Memang untuk tatap muka menggunakan sistem shift, rencananya mulai 12 Juli untuk tahun ajaran dimulai. Kita akan memastikan guru akan segera divaksin, kita kerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan percepatan vaksinasi," ujar Rukiman.

Bahkan pihaknya kata Rukiman bersama Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat dalam waktu dekat, akan menggelar rapat pembahasan untuk memberikan vaksin kepada para guru.

"Sudah komunikasi dengan Dinas Kesehatan Jumat atau Senin ini, untuk rapat untuk kegiatan vaksin guru. Nanti akan dijelaskan sudah berapa sekian persen, serta percepatan untuk vaksin guru akan seperti apa," ucapnya.

Seiring divaksinnya para guru, Rukiman berharap dapat memberikan rasa aman serta tidak memunculkan kluster baru saat pembelajaran secara tatap muka dimulai.

"Guru-guru ini yang nantinya ketika tatap muka, akan berhubungan secara langsung dengan anak-anak. Jadi kalau guru belum divaksin akan rentan penyebaran Covid-19, karena vaksin ini meningkatkan anti bodi makanya ini penting bagi guru dan targetnya seperti itu," jelasnya.

Sementara itu Rukiman mengaku sejauh ini pihaknya belum ada menerima laporan, terkait guru yang menolak untuk disuntik vaksin.

"Sejauh ini belum dapat informasi namun kawan-kawan di lapangan para tenaga pendidik, saya kira memang perlu antibodi untuk memberi kekuatan bagi dirinya sendiri jadi saya kira tidak akan menolak," katanya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved