Breaking News:

Otomotif

Miliki Beban Lebih Besar, Ini Alasan Kampas Rem Depan Mobil Lebih Cepat Aus

Kampas rem jadi salah satu komponen yang berperan penting mengurangi laju mobil.

Editor: Ajie Gusti Prabowo
STANLY RAVEL-KOMPAS.com
Ilustrasi kampas rem mobil dan piringan cakram. 

BANGKAPOS.COM - Kampas rem jadi salah satu komponen yang berperan penting mengurangi laju mobil.

Tanpa kampas rem yang baik, laju mobil bakal sulit dikurangi kecepatannya.

Salah satu gejala rem kurang pakem, bisa jadi berasal dari habisnya kampas rem.

Jika diperhatikan lebih detail, biasanya kampas rem depan lebih cepat habis atau aus ketimbang yang belakang. Apa alasannya?

Didi Ahadi, Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra, mengatakan, kampas rem depan lebih cepat aus karena distribusi rem depan yang lebih besar dibanding rem belakang.

"Distribusi rem antara 60 persen depan dan 40 persen belakang (60:40) atau 70:30 tergantung dari kendaraannya," ucap Didi kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Selain itu, distribusi rem ini juga disebabkan karena beban yang didapatkan roda depan lebih besar dibanding belakang.

Oleh sebab itu, Didi menyarankan agar kampas rem depan maupun belakang diperiksa setiap 10.000 km.

Kemudian, penggantian kampas rem juga harus diganti secara bersamaan.

Misal ketika mengganti kampas rem depan, sebaiknya sekaligus ganti kampas rem kedua roda depan.

"Biasanya yang diganti itu dua sekaligus atau sepasang, kalau bagian depan ya yang kiri dan kanan diganti. Karena kiri dan kanan habisnya biasanya bersamaan," kata Didi. (kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kenapa Kampas Rem Depan Mobil Lebih Cepat Aus Dibanding Belakang"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved