Breaking News:

Berita Bangka Selatan

PPBD Tingkat SMA/SMK di Basel Dimulai Besok, Pengawas Ingatkan Proses Harus Sesuai Juknis

Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tingkat SMA/SMK Tahun Ajaran 2021/2022 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan dimulai pada esok hari

Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: khamelia
(Bangka Pos/Jhoni Kurniawan)
Pengawas Pendidikan SMA/SMK Cabang Dinas Wilayah III Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Faurani 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tingkat SMA/SMK Tahun Ajaran 2021/2022 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan dimulai pada esok hari, Kamis, (10/6/2021).

Begitu pula di Kabupaten Bangka Selatan, PPDB 2021 kali ini akan dilakukan oleh sekolah-sekolah tingkat SMA maupun SMK pada esok hari secara dalam jaringan (daring).

Pengawas Pendidikan SMA/SMK Cabang Dinas Wilayah III Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Faurani menyatakan pihaknya dalam PPDB 2021 adalah mengawal setiap proses dan tahapan penerimaan.

"Tugas kami di Wilayah III atau Kabupaten Bangka Selatan ini adalah mengawal setiap proses penerimaan peserta didik sedari awal hingga proses pembelajarannya," ujar Faurani saat ditemui di SMA Negeri 1 Toboali pada Rabu, (9/6/2021).

Faurani menyebutkan petunjuk teknis dan proses-proses seleksi telah disampaikan dan disosialisasikan kepada SMA/SMK di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sehingga diharapkan pihak sekolah menjalaninya dengan baik.

"Meskipun sepenuhnya kewenangan PPDB diberikan kepada pihak sekolah, namun PPDB harus dilakukan dengan baik dan benar dengan mengacu pada juknis yang telah disampaikan," ujarnya.

Namun jika masih ada kendala-kendala yang ditemukan dikemudikan hari, Faurani mengungkapkan pihaknya akan melakukan pendampingan sehingga ditemukan titik terang atas setiap masalah yang muncul.

Faurani menambahkan, di Kabupaten Bangka Selatan secara keseluruhan ada sebanyak 12 sekolah tingkat SMA dan juga ada sebanyak 7 sekolah tingkat SMK.

"Secara keseluruhan itu ada 6 SMK dengan status negeri dan ada 1 SMK dengan status swasta. Sedangkan untuk tingkat SMA itu ada sebanyak 9 SMA yang berstatus negeri dan ada 3 SMA dengan status swasta," ungkapnya. (Bangka Pos/Jhoni Kurniawan)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved