Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Raih Nilai Tertinggi Pengawasan Korupsi Tahun 2020 di Bangka Belitung, Begini Pesan Algafry

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah pada Tahun 2020 meraih nilai tertinggi dalam pengawasan korupsi di wilayah Bangka Belitung

bangkapos.com
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman. (Bangkapos.com/Selaagustika) 

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah pada Tahun 2020 meraih nilai tertinggi dalam pengawasan korupsi di wilayah Bangka Belitung.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kasubag pencegahan Korupsi, Deddy Mulyana pada saat rapat koordinasi monitoring dan Pencegahan korupsi terintegrasi bersama Pemerintah Bangka Tengah di Ruang VIP Kantor Bupati, Rabu (9/6/2021).

Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman mengatakan, rapat koordinasi yang dilakukan  bersama pihak komisi pembrantas korupsi ini  merupakan bentuk pencegahan agar tidak terjadi kasus korupsi di wilayahnya.

"Hari ini kita gelar rapat sekaligus sosialisasi Monitoring Control for Prevention (MCP) untuk pencegahan, di mana hari ini kita dikasih gambaran dan dibimbing kembali untuk tetap konsisten dengan tahun kemarin (2020-red) denga penilaian terhadap korupsi ini paling tinggi di Bangka Belitung,"ungkap Algafry usai rapat, Rabu (9/6/2021).

Kata Algafry, ada delapan bidang yang menjadi pusat perhatian dan perlu pengawasan ketat dalam pencegahan kasus korupsi, di antaranya Bidang Perizinan, Barang Jasa, Perpajakan dan lain sebagainya.

"Delapan bidang ini memang dari tahun sebelumnya menjadi perhatian, di mana perlu dievaluasi dan harus dikaji. Memang untuk realisasi kita saat ini masih 19,5 persen, sebenarnya semua data sudah ada dan belum diupload, kita minta para OPD ini segera menguplod data capaian ini," ujarnya.

Ia menilai perpajakan menjadi bidangan yang saat ini masih perlu.perhatian khusus, mengingat masih banyaknya tungakan-tungakan yang belum terselesaikan.

"Memang saat ini perhatian terkuhus kita kr bagian pajak yang sedikit terkendala, karena kondisi saat ini mungkin ada beberpa tunggakan, tetapi untuk itu kita tetap terus berusaha dengan melakukan tindakan-tindakan lebih awal seperti sosialisaj yang dilakukan saat ini,"sebut Algafry.

Lebih lanjut, ia pun meminta kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terus berkoordinasi untuk mencegah terjadinya kasus korupsi di wilayahnya.

"Prestasi yang di capai pada 2020 ini adalah koordinasi kita semuanya dan berharap tetap dipertahankan dan saya minta seluruh OPD untuk menjalin koordinasi dengan baik dan kegiatan ini merupakan pelajar kedepannya," tutur Algafry. (Bangkapos.com/Sela Agustika)

Penulis: Sela Agustika
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved