Breaking News:

Berbisnis Sejak Mahasiswi, Helen Raup Omzet Jutaan Rupiah dari Jualan Hijab dan Pakaian Muslimah

Try Helen atau yang kerap disapa Helen (25), owner hijab dan pakaian muslimah ini mulai mengembangkan bisnisnya sejak saat ia masih menjadi mahasiswi.

Penulis: Magang5 | Editor: El Tjandring
Istimewa
Owner Helen Collection, Try Helen. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Berbisnis dapat dilakukan oleh siapa saja tanpa batasan umur. Seperti halnya yang dilakukan Try Helen atau yang kerap disapa Helen (25), owner hijab dan pakaian muslimah ini mulai mengembangkan bisnisnya sejak saat ia masih menjadi mahasiswi.

Berawal dari keinginannya untuk membeli barang yang diinginkannya namun dengan sikon keuangan yang terbatas saat itu akhirnya membawa wanita yang tinggal di Selindung Baru Pangkalpinang ini untuk memberanikan diri mendirikan bisnis usahanya sendiri.

"Mulanya waktu itu pengen beli hijab, cuman karena terdesak ekonomi, maklumlah mahasiswa, belum bekerja akhirnya kepikiran gimana biar bisa dapet jilbab dengan uang sendiri, akhirnya coba-coba lah jualan hijab," ujar Helen kepada Bangkapos.com, Kamis (10/06/2021).

Saat itu Helen mulai menawarkan dagangan hijabnya satu per satu ke teman-temannya dan keuntungan yang ia dapatkan yakni Rp5.000.

Di tahun 2015 kampusnya mengadakan program PMW (Program Mahsiswa Wirausaha). Helen yang saat itu masih menginjak semester dua memberanikan diri untuk mengajukan proposal usaha bisnisnya tersebut.

"Alhamdulillah saya tembus jadi salah satu penerima program PMW di kampus saya dan dapat bantuan dana Rp5 juta. Dana itu saya jadikan modal awal membeli segala macam keperluan usaha "Helen Collection" saat ini," katanya.

Respon positif yang didapat dari keluarganya membuat Helen semakin semangat untuk mengembangkan usahanya ini.

Diakui olehnya alasan lain mengapa ia ingin mendirikan usaha hijab dan pakaian muslimah adalah karena ingin memudahkan para kaum wanita untuk dapat menemukan pakaian muslimah yang waktu itu agak sulit dicari.

"Dulu mau cari hijab syar'i dan pakaian muslimah masih agak susah, jadi saya ingin memudahkan wanita-wanita yang ingin mencari pakaian tersebut," ucapnya.

Mulai terjun ke dunia bisnis ini membuat Helen harus benar-benar bekerja keras, dari mulai memikirkan model, produk, promosi, hingga pengiriman produk bisnisnya. Ia bahkan harus dapat mengatur waktu sebaik mungkin untuk urusan bisnis, kuliah, dan kehidupan sehari-hari di rumah.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved