Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Berkat Program Pendekar, Tunggakan Pajak pun Lunas

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Pangkalpinang, Budiyanto menyebut, sejak hadirnya Program Pejuang Pendapatan Asli Daerah (Pendekar)

bangkapos.com
Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Pangkalpinang Budiyanto. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Pangkalpinang, Budiyanto menyebut, sejak hadirnya Program Pejuang Pendapatan Asli Daerah (Pendekar) banyak para wajib pajak yang sudah menunggak bertahun-tahun akhirnya melunaskan pajaknya.

Sebelumnya, Pendekar meruapakan kerjasama antar Pemerintah Kota Pangkalpinang dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang yang dilaunching di ruang pertemuan OR Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (31/5/2021) lalu, guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan melakukan penagihan pajak daerah secara modern dan humanis, sosialisasi secara masif, pemberian reward, dan evaluasi kinerja tim pendekar.

"Jadi sejak adanya Pendekar memang sampai saat ini sudah banyak para wajib pajak kita yang melunaskan tunggakannya, bahkan ada yang sudah bertahun-tahun akhirnya dilunaskan," kata Budi kepada Bangkapos.com, Kamis (10/6/2021).

Budi mengatakan,  Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang sejak 4-10 Juni 2021 akan menghapuskan sanksi administrasi (denda) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

"Memang denda pajaknya yang menjadi kendala para wajib pajak itu makanya kita ringankan, bahkan kita hapuskan jadi para wajib pajak lebih diringankan. Tapi ini siafatnya untuk semua jenis pajak bukan hanya PBB," sebutnya.

Menurutnya, pemberian keringanan ini dilakukan lantaran ingin mendorong para wajib pajak taat membayar piutang  pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan serta menstimulus kegiatan perekonomian sehingga meringankan beban ekonomi masyarakat sebagai upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

"Jadi yang selama ini para wajib pajak mungkin keberatan dengan dendanya akan kita beri keringanan tergantung pajaknya nanti. Intinya ini berlaku untuk semua pajak tapi kita fokuskan dipajak PBB dulu untuk menaikkan PAD kita karena targetnya PBB lumayan besar," jelasnya.

Dia mengatakan, seperti halnya hari ini ada PT. Kramayudha Sapta yang melunaskan tunggakan pajak bumi dan bangunanya sejak 2009 sebesar Rp2,052 miliar.

Bagi para wajib pajak yang ingin membayar PBB atau pajak lainnya bisa melalui program Pendekar di www.pendekar.pangkalpinangkota.go.id , juga bisa melalui Bank SumselBabel, Bank BRI, juga loket pembayaran Bakeuda.

Bisa juga untuk mengecek tagihan PBB Anda di cekpbb.pangkalpinangkota.go.id .

"Dengan kerja sama antar Kejaksaan ini mudah-mudahan bisa mempermudah dan meringankan masyarakat. Sebelumnya kan masyarakat mungkin malas membayar pajak karena dendanya yang sudah besar nah ini kita beri keringanan bahkan kita hapuskan jika ada yang mengajukan," ujarnya.

Dia lebih optimis dengan adanya program Pendekar dan adanya Perwako yang sudah dibuat untuk mengurangi atau menghapus denda pajak tersebut agar mempermudah dalam pembayaran pajak.

"Kita kerja keras karena realisasi masih kecil tapi kami optimis adanya kerja sama dengan Kejaksaan. Kita kejar salah satu target PBB kami pada dasarnya semua pajak, yang ada denda akan kami kurangi  biar pokoknya saja, harapannya dengan adanya kebijakan ini masyarakat lebih sadar dan patuh dengan pajak," jelasnya.(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved