Breaking News:

Pemerintah Tambah Objek Pajak

Bukan Hanya Sembako, Biaya Melahirkan Juga akan Membengkak, Diwacanakan Kena Pajak PPN

Bukan Hanya Sembako, Biaya Melahirkan Juga akan Membengkak, Diwacanakan Kena Pajak PPN

Tribunnews.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA--Baru-baru ini Pemerintah mewacanakan sembako akan dikenai pajak PPN untuk memenuhi pundi-pundi kas negara.

Rupanya tidak hanya itu pemerintah juga berencana akan menambah objek kena pajak.

Salah satunya dengan membandrol pajak pertambahan nilai (PPN) atas jasa kesehatan seperti termasuk jasa rumah bersalin.

PPN yang merupakan pajak atas konsumen ini tentunya akan menambah beban biaya bagi masyarakat yang hendak menggunakan jasa melahirkan.

Wacana kebijakan tersebut diatur dalam perubahan kelima Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1993 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).

Baca juga: Waduh Sembako Bakal Kena Pajak, Ini Keuntungannya Menurut Pemerintah, Janji Bantu Dengan Bansos

Bila tidak ada aral melintang beleid tersebut akan dibahas oleh pemerintah dan parlemen di tahun ini.

Sebab sudah ditetapkan dalam Program Legislasi Nasionak (Prolegnas) 2021.

Dalam draf perubahan UU KUP yang dihimpun Kontan.co.id tersebut pemerintah menghapus butir a ayat 3 pasal 4A UU Nomor 49 Tahun 2009 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah yang mengatur bahwa jasa pelayanan kesehatan medis dibebaskan dari PPN.

Merujuk UU 49/2009 delapan poin yang termasuk dalam jasa pelayanan kesehatan medis.

Pertama, jasa dokter umum, dokter spesialis, dan dokter gigi.

Halaman
12
Editor: M Zulkodri
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved