Breaking News:

Berita Sungailiat

Pembayaran PBB di Bangka Sudah Lebih 4 Miliar, Adi Muslih Optimis Target Rp 7,2 Miliar Tercapai

Realisasi Pajk Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Bangka tahun 2021 hingga Kamis (10/6/2021) sudah mencapai Rp 4.148.297.473.

Bangkapos.com/Deddy Marjaya
Kabid Penagihan dan Piutang Pajak Daerah BPPKAD Kabupaten Bangka, Adi Muslih 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Realisasi Pajk Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Bangka tahun 2021 hingga Kamis (10/6/2021) sudah mencapai Rp 4.148.297.473 atau 57,63% dari target yang ditetapkan yakni Rp 7.200.000.000.

Sedangkan sesuai data yang ada pada tahun 2021 data Wajib Pajak PBB hampir mendekati 100.000.

Hal itu ungkapkann oleh Adi Muslih, Kabid Penagihan dan Piutang Pajak Daerah BPPKAD 
Kabupaten Bangka usai menerima Study Banding dari Badan Keuangan Daerah (BAKUDA) Kabupaten Bangka Selatan.

Adi Muslih optimis target pajak PBB di Kabupaten Bangka 2021 bisa terealisasi bahkan bisa over target seperti tahun sebelumnya.

Meskipun target bertambah bila dibandingkan tahun ssebelumnya. BPPKAD melalui Tim Penagihan beserta jajaranya bekerja sama dengan pihak Desa/Kelurahan dan Kecamatan terus melakukan berbagai upaya penagihan.

Penagihan ini dilakukan  agar realisasi PBB-P2 bisa tercapai 100% seperti dalam kurun waktu 2 tahun terakhir ini.

Tahun  2019 dan tahun 2020  target seberat Rp.7.016.000. 000.

Realisasi tahun 2019 sebesar Rp. 7.149.651.937 atau 101,84%. Sedangkan untuk tahun 2020 realisasinya Rp. 7.290.275.189 atau 103,90%.

"Meskipun kendala saat sekarang ini masih terdampaknya musim Corona/Covid-19 yang mengakibatkan lesunya perekonomian  melanda Indonesia khususnya di Bangka.  \Di samping masih ada faktor kurang kesadaran dari masyraakat atau wajib pajak dalam membayar PBB," jelas Adi Muslih 

Adi Muslih mengatakan dalam waktu dekat ini Mobil Mas Jempol dan Mobil Kas Keliling Bank Sumsel Babel akan turun kembali ke desa-desa dan Kelurahan yang ada di 8 kecamatan di Kabupaten Bangka.

Hal ini dilakukan agar masyarakat khususnya yang jangkauannya terlalu jauh dari perkotaan lebih mudah membayar PBB.

Upaya-upaya penagihan kerumah-rumah warga atau door to door terus dilakukan.

Khususnya penagihan bagi wajib pajak yang memiliki tunggakan atau piutang PBB diharapkan kepada masyarakat khususnya Wajib Pajak PBB-P2 untuk segera membayar agar sektor pajak ini bisa menambah Pendapatan Asli (PAD) Kabupaten Bangka, sehingga program pembangunan yang canangkan oleh Pemkab Bangka melalui bupati dan wakil bupati bisa berjalan dengan lancar dan baik.

"Orang bijak, pasti taat bayar pajak. Apalagi dengan pajak PBB, dananya akan digunakan untuk pembangunan bagi masyrakat, baik untuk pembangunan jalan, rehab sekolah," kata Adi Muslih.

(Bangkapos.com/Deddy marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved