Breaking News:

Berita Sungailiat

Putusan Pengadilan 6 Pejuang Lingkungan Warga Kenanga Inkracht

Pejuang lingkungan, Heti Rukmana mendesak agar proses hukum atas kejahatan lingkungan yang diduga dilakukan oleh PT BAA segera diproses dan dilanjut

istimewa
Sidang 6 Warga Kenanga beberapa waktu lalu. Kasus yang menimpa 6 Warga Kenanga Kabupaten Bangka akhirnya usai. Setelah Keputusan Pengadilan Tinggi Bangka Belitung yang membebaskan keenam mantan Ketua RT dari segala tuntutan hukum berkekuatan hukum tetap. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kasus yang menimpa 6 Warga Kenanga Kabupaten Bangka akhirnya usai. Setelah Keputusan Pengadilan Tinggi Bangka Belitung yang membebaskan keenam mantan Ketua RT dari segala tuntutan hukum berkekuatan hukum tetap.

Ini karena JPU tidak melengkapi memberi banding kasasi setelah 14 hari sejak pengajuan permohonan kasasi dilayangkan. 

JPU dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka tidak menyerahkan memori kasasi sebagai kewajiban atas pernyataan kasasinya pada tanggal 20 Mei 2021.

Sesuai dengan Pasal 248 KUHAP memori kasasi wajib disampaikan 14 (empat belas) hari setelah pernyataan kasasi disampaikan di Pengadilan Negeri.

"Namun sampai batas waktu yang ditentukan oleh undang-undang Kejari Bangka tidak menyerahkan memori kasasinya ke Pengadilan Negeri Sungailiat sehingga pernyataan kasasi dianggap gugur menurut Pasal 248 ayat (4) KUHAP," kata Kombes Pol Purn H Zaidan Ketua Tim Penasihat Hukum Pejuang Lingkungan, Kombes Pol ( Purn) Dr. H. Zaidan 

Kombes Pol ( Purn) Dr. H. Zaidan terkait hal tersebut meminta agar seluruh jajaran aparat penegak hukum mulai melakukan evaluasi kinerja dan integritas dalam menjalankan kewenangan selaku aparat hukum.

Inilah momentum yang tepat bagi seluruh aparat penegak hukum agar melakukan introspeksi dan evaluasi dalam melakukan penegakan hukum, sehingga ke depan, jangan ada lagi menegakkan hukum dengan cara-cara melanggar hukum itu sendiri, memaksakan kehendak dan menutup fakta yang sebenarnya

"Semoga dengan gugurnya kasasi ini sekaligus memberikan pencerahan dan pengalaman untuk lebih berhati-hati dalam melihat hukum sehingga tidak ada lagi upaya tersistematis dalam mengkriminalisasi pejuang lingkungan," kata Kombes Pol Purn H Zaidan.

Sementara itu salah satu pejuang lingkungan, Heti Rukmana mendesak agar proses hukum atas kejahatan lingkungan yang diduga dilakukan oleh PT BAA segera diproses dan dilanjutkan.

Sebab menuruti Heti PT BAA kuat dugaan ada di belakang upaya kriminalisasi atas 6 orang Ketua RT di Kelurahan Kenanga karena selama ini sangat keras menolak bau dan dampak lingkungan atas beroperasinya PT BAA di Kelurahan Kenanga Kecamatan Sungailiat Bangka ini.

Halaman
12
Penulis: deddy_marjaya
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved