Breaking News:

Otomotif

Tak Boleh Kurang atau Lebih, Ini Takaran Isi Oli Mesin Motor

Dengan pelumasan yang bagus dan sesuai dengan standar yang dianjurkan, maka mesin motor akan bekerja dengan maksimal.

istimewa
Ilustrasi ganti oli motor 

BANGKAPOS.COM - Oli mesin merupakan komponen penting pada motor yang berguna untuk melumasi bagian mesin.

Dengan pelumasan yang bagus dan sesuai dengan standar yang dianjurkan, maka mesin motor akan bekerja dengan maksimal.

Penggantian oli mesin juga harus dilakukan secara rutin, setiap pabrikan berbeda-beda dalam menentukan masa penggantian.

Biasnya oli mesin diganti setiap 2.000 kilometer sampai dengan 4.000 kilometer.

Takaran oli mesin di setiap motor juga berbeda tergantung kapasitas mesin sepeda motor.

Fendy, selaku kepala mekanik bengkel 3G motor di Solo, Jawa Tengah mengatakan, pengisian oli mesin harus sesuai dengan anjuran. Jangan lebih atau bahkan kurang.

"Bisa dilihat dari tutup olinya, biasanya sudah ada tulisan berapa oli mesin yang disarankan untuk motor tersebut. Biasanya untuk matik ada yang 0,8 L ada juga yang 0,65 L," ucap Fendy kepada Kompas.com, Rabu (09/06/2021).

Fendy menjelaskan, jika oli yang digunakan oleh motor kelebihan maka kondisi di ruang mesin semakin sesak dan sirkulasi oli juga tidak lancar.

Akibatnya mesin tidak optimal dan bisa terjadi kebocoran oli mesin karena seal tidak kuat menahan tekanan.

"Kalau kelebihan bisa juga oli masuk ke ruang bakar, efeknya nanti motor ngebul dan keluar asap putih. Tapi kalau sampai seal tidak kuat ya kemungkinan bocor," ucap Fendy.

Halaman
12
Editor: Ajie Gusti Prabowo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved