Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Anggaran Operasional Covid Pangkalpinang Tak Ada Masalah, Kadinkes: Masih Aman, Tercover Semua

dr. Masagus M Hakim (MH) menyebut, anggaran operasional penanganan covid-19 di Kota Pangkalpinang melalui Dinas Kesehatan masih aman.

Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, dr Masagus M Hakim 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim (MH) menyebut, anggaran operasional penanganan covid-19 di Kota Pangkalpinang melalui Dinas Kesehatan masih aman.

Adapun biaya operasional tersebut berupa anggaran Lab polymerase chain reaction (PCR), vaksinasi, tenaga kesehatan (nakes) dan anggaran kader pemantauan isolasi mandiri.

Diakui Hakim, anggaran penanganan covid-19 tahun 2021 di Kota Pangkalpinang memang lebih besar dari tahun lalu.

Menurutnya, penambahan anggaran tersebut untuk pembayaran insentif tenaga kesehatan (nakes) dimana tahun lalu insentif nakes masih dibayar langsung oleh pusat.

"Kalau untuk oprasional PCR itu kebutuhannya Rp5 miliar namun sementara baru terpenuhi Rp2 miliar, terus anggaran kader pemantauan isolasi mandiri Rp120 juta, nah ini semua menggunakan APBD semua untuk penangan covid-19," ungkap Hakim kepada Bangkapos.com, Jumat (11/6/2021).

"Para kader-kader pemantauan isolasi mandiri kita juga sudah kita bayarkan insentifnya," lanjutnya

Sementara untuk pembayaran insentif nakes, kata Hakim menggunakan anggaran dari refocusing pemerintah kota, dalam hal ini dianggarkan Rp7 miliar.

"Untuk vaksinasi dan insentif nakes kita anggarkan Rp7 miliar. Insentif para nakes tahun lalu masih dibayarkan pusat langsung, kemarin perempat bulan dicairkannya. Tahun ini jadi kita memang lebih besar dari tahun kemarin," jelasnya.

"Dan memang untuk pencairan nakes ini ada beberapa aturan-aturan, tapi inshaAllah bulan ini dicairkan yang sebelumnya sudah kita cairkan," tambahnya.

Hakim menuturkan, tidak ada permasalah penunggakan anggaran penangan covid-19 di Pemerintah Kota Pangkalpinang.

Diakui Hakim anggran penangan covid-19 di Kota Pangkalpinang hingga saat ini masih kurang, namun tingga menunggu pencairannya saja.

"Kalaupun telat nanti akan kita rapel langsung kalau untuk nakes, untuk penangan bukan tidak cukup tapi saat ini masih kurang, seperti anggaran PCR tadi harusnya Rp5 miliar baru dianggarkannya Rp2 miliar tapi ini masih bulan enam jadi masih tercover sama anggaran Rp2 miliar yang sudah dicairkan itu tidak ada masalah. Intinya masih bisa tercover semuanya," papar Hakim.

Hakim menuturkan, akan bekerja semaksimal mungkin, dengan ketersediaan anggaran yang sudah disiapkan.

"Kita akan belerja semaksimal mungkin, selalu memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Dan proses vaksinasi juga masih terus berlanjut semoga bisa menekan angka penyebaran," ujarnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved