Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pengurangan TPP ASN Belum Diketahui Jumlahnya, Gubernur Babel: Masih Dihitung  

Gubernur Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, telah mengumumkan terkait rencana Pemprov mengurangi tambahan penghasilan pegawai (TPP)

bangkapos.com
Gubernur Babel Erzaldi Rosman.(Bangkapos.com/Riki) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Gubernur Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, telah mengumumkan terkait rencana Pemprov mengurangi tambahan penghasilan pegawai (TPP). Hal itu ia sampaikan pada Kamis (11/6/2021) kemarin, di hadapan ratusan ASN Pemprov Babel.

Namun dalam pengumuman itu tak disebutkan berapa persentase jumlah pengurangan TPP.

Erzaldi, mengatakan untuk persentase pengurangan TPP masih dalam tahap penghitungan dan ia memastikan TPP yang paling besar dipotong untuk pejabat eselon II.

"Jumlahnya masih dihitung, persentase masih dihitung sedikit-sedikit, setelah itu baru diputuskan,"kata Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman, Jumat (11/6/2021).

Ia mengatakan hingga saat ini mereka masih tetap mencoba terkait pengurangan TPP tidak terlalu membebani ASN.

"Mudah-mudahan perbandingan pengurangan ini tidak sama rata, paling besar adalah pejabat di eselon dua dan seterusnya sampai kepada eselon IV mohon betul disikapi dengan bijak, jangan nanti salah persepsi dan salah menyikapi," harapnya.

Dia mengakui bahwa saat ini keuangan pemerintah daerah tertekan, tidak ada pilihan lain pengurangan TPP dilakukan dalam upaya efesiensi.

"Sekarang masih proses dan mohon maaf, kita mengambil kebijakan berkenan dengan TPP kedepan,"katanya.

Erzaldi, membeberkan pemerintah pusat ingin meminta rumuskan perhitungan TPP diubah. Tapi, ia sampaikan bahwa itu dilakukan karena melihat kinerja ASN Pemprov yang meningkat, berprestasi banyak pelayanan ke masyarakat yang baik, sekalipun naik turun.

"Ada yang menyampaikan kawan-kawan terlalu cepat dikurangi. Tetapi apa boleh buat karena jangan sampai pemerintah pusat mengambil kebijakan bisa saja penahanan Dana Alokasi Umum (DAU)  ke daerah. Untuk itu saya mohon kawan ASN semua dapat menyikapi ini, jangan kita bersyukur hanya karena diberikan kenikmatan tetapi sebaliknya, jangan lantas kita tidak bersyukur," jelasnya.

Mantan Bupati Bangka Tengah  mengharapkan ASN Pemprov Babel terus memiliki sikap profesional dan beretos kerja tinggi dalam menciptakan pelayanan kepada masyarakat Bangka Belitung.

Diketahui Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Pemprov Bangka Belitung tengah disorot. Pasalnya, setiap tahun Pemprov Babel harus mengeluarkan anggaran Rp 329,8 miliar untuk membayar TPP ribuan pegawai.

Sehingga secara langsung TPP ini berdampak pada belanja pegawai pemprov yang mencapai 36 persen dari APBD yang menjadi sorotan Kementrian Keuangan Sri Mulyani, yang menganggap terjadi pemborosan.

Mengenai hal tersebut, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov sedang berupaya untuk menghitung ulang dan berencana melakukan penyesuaian/penurunan TPP ASN dalam waktu dekat. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

/Riki

Penulis: Riki Pratama
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved