Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Tim SAR Gabungan Evakuasi ABK Kapal yang Meninggal Dunia, Bertolak dari Jepang ke Australia

Basarnas Babel melakukan evakuasi terhadap satu orang anak buah kapal (ABK) Tanker Bahamas LNG Dream, meninggal dunia.

ist/ Basarnas Babel
Tim SAR Gabungan melaksanakan evakuasi, satu ABK kapal Tangker Bahamas LNG Dream, yang memerlukan Medis Evacuation (Medevac), Jumat (11/6/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kantor Pencarian dan Pertolongan kelas B Pangkalpinang (Basarnas Babel), melakukan evakuasi terhadap satu orang anak buah kapal (ABK) Tanker Bahamas LNG Dream, meninggal dunia.

Informasi tersebut diterima Basarnas Babel, Via E-mail BCC, Jumat (11/6/2021) pada pukul 06.04 WIB, bahwa satu ABK kapal Tanker Bahamas LNG Dream membutuhkan Medis Evacuation (Medevac).

Kepala Basarnas Babel Fazzli, membenarkan bahwa ada informasi satu orang ABK, meninggal dunia di kapal tersebut. Diketahui kapal LNG Dream ini berangkat dari Higashi Ohgishima Jepang ke Austarlia pada Minggu (23/5/2021) lalu.

"Pada hari ini pukul 06.00 WIB, salah satu ABK kapal atas nama Jay Clarence M. Gapuz (L) berkewarganegaraan Filipina mengalami henti nafas, henti jantung dan meminta dilakukan Medevac," kata Fazzli, Jumat (11/6/2021).

Kapal tersebut berada pada titik koordinat 0 43'24.00"S107 5'24.00"E, di Perairan Laut Natuna. Mendapat info tersebut. Fazzli langsung membuka operasi SAR gabungan.

Operasi Gabungan yang terdiri dari Rescuer Kansar Pangkalpinang beserta personil KN SAR Karna, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), TNI AL dan BPBD Bangka Belitung, menuju titip intercept Medevac dengan menggunakan KN SAR KARNA 246, dari Pelabuhan Pangkal Balam.

Hasil koordinasi antara Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang dengan Master LNG Dream bahwa KN SAR Karna dan Kapal LNG Dream, akan bertemu pada titik koordinat intercept 1 31.576'S 106 47.925'E dengan estimasi perjalanan menuju titik itu selama 4 jam.

"Saat ini Tim SAR Gabungan sedang melakukan upaya Medevac dan rencana akan kita evakuasi ke RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang dan selanjutnya akan kita serahkan kepada pihak KKP dan Custom untuk memulangkan jenazah tersebut," ungkap Fazzli.

Bangkapos.com/Yuranda

Penulis: Yuranda
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved