Breaking News:

Orang yang Buat Video Porno Tak Bisa Lagi Dijerat UU ITE, Mahfud MD: Kecuali Ada Niat Menyebarkan

Orang yang membuat video porno tidak dapat dijerat UU ITE, termasuk juga berkirim gambar atau konten mesum bukan niat untuk menyebarkan

Editor: Alza Munzi
Istimewa
Ilustrasi 

Dari berbagai diskusi itu, pemerintah mengambil keputusan hanya akan merevisi terbatas sejumlah pasal UU ITE. 

Menurut Mahfud, revisi terbatas itu bersifat semantik dengan sudut redaksional.

”Akan dilakukan revisi terbatas, sifatnya semantik dari sudut redaksional, tapi substantif uraian-uraiannya,” ucap Mahfud.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut mengatakan, pasal yang akan

direvisi di antaranya adalah pasal 27 ayat 1 tentang dapat diaksesnya konten yang melanggar asusila.

Nantinya, dalam rencana revisi terbatas Undang-undang ITE, akan ditegaskan bahwa

yang bisa dijerat pasal tersebut adalah yang menyebarkan, bukan pembuat atau pelaku dalam konten asusila.

”Sekarang ditegaskan pelaku yang dapat dijerat oleh pasal 27 ayat 1 UU ITE terkait

dengan penyebaran konten kesusilaan adalah pihak yang memiliki niat

menyebarluaskan untuk diketahui oleh umum suatu konten kesusilaan, jadi bukan orang yang melakukan kesusilaan," kata Mahfud.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved