Breaking News:

Heli Polda Babel Kejar Kapal Hantu

Polisi Berhasil Evakuasi Kapal Hantu, Butuh Waktu Lima Hari

Kapal Hantu yang diamankan Direktorat Polairud Polda Babel, di Hutan Bakau Tanjung Jati, Kabupaten OKI, Sumatera Selatan (Sumsel),  berhasil dievakuas

Penulis: Antoni Ramli | Editor: Fery Laskari
istimewa
Kapal Hantu yang diamankan Direktorat Polairud Polda Babel, di Hutan Bakau Tanjung Jati, Kabupaten OKI, Sumatera Selatan,  berhasil dievakuasi ke Sadai,  Basel.(Ist) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA - Kapal Hantu yang diamankan Direktorat Polairud Polda Babel, di hutan bakau Tanjung Jati, Kabupaten OKI, Sumatera Selatan (Sumsel),  berhasil dievakuasi.

Butuh waktu kurang lebih lima hari bagi Jajaran Direktorat Polairud Polda Babel, mengevakuasi kapal yang kerap digunakan untuk membawa barang barang ilegal tersebut.

Kasubdit Gakkum Direktorat Polairud Polda Babel, AKBP Toni  Surjaka, menyebut proses evakuasi memakan waktu kurang lebih selama lima hari. 

Dimulai dari pemangkasan sejumlah pohon, memutarkan badan kapan, membuat jalur atau parit kapal, dilanjutkan penarikan menggunakan katrol dan kapal.

"Dimulai dari Senin sampai Jumat, jadi kurang lebih dari mulai nebang pohon, memutar badan kapal, buat parit,  dan narik sampai keluar hutan kurang lebih lima hari la," kata Toni mewakili Direktur Polairud Polda Babel, Kombes Pol Zainul, Sabtu (12/6/2021).

Menurut Toni, ada beberapa kendala sepanjang proses evakuasi kapal hantu. Salah satunya minimnya penerangan.

Alhasil, proses evakuasi mulai dari penebangan pohon, memutar badan kapal dan membuat parit
hanya bisa dilakukan siang hari.

Sementara proses penarikan kapal hantu dilakukan saat air pasang pada malam hari. "Kendalanya minim penerangan jadi untuk masuk hutan, nebang pohon, mindahin badan dan membuat parit itu hanya siang saja,  tapi kalau evakuasi kapal keluar malam pas air pasang," jelasnya.

Saat ini,  lanjut Toni, pasca di evakuasi Kapal Hantu ditarik dan diamankan ke Dermaga Satpolairud Sadai, Kabupaten Bangka Selatan (Basel).

Kapal yang memiliki 5 mesin tersebut akan diperbaiki terlebih dahulu, setelah mengalami kerusakan usai menerobos hutan Bakau Tanjung Jati OKI.

Setelah diperbaiki, kapal akan dibawa ke Direktorat Polairud Polda Babel.

"Jadi nanti kita perbaiki dulu,  karena bagian depan kapal ada yang bocor bocor karena nabrak pohon pohon kemarin, karena kalau langsung dipakai air nya masuk lewat lobang lobang itu, nanti setelah diperbaiki baru di bawa ke Direktorat," tegasnya. (Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved