Breaking News:

Berita Pangkalpinang

PPDB SMP Dilaksanakan Online, Pemkot Jamin Hak Pendidikan Anak Usia Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkalpinang, Eddy Supriadi menyebut pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Kota Pangkalpinang

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Kepala Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang Eddy Supriadi/Dok 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkalpinang, Eddy Supriadi menyebut pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Kota Pangkalpinang dilaksanakan secara online.

Namun kata Eddy, jika siswa dan orang tua merasa kesulitan atau menemukan permasalahan dapat langsung mengunjungi sekolah yang dituju untuk pendafataran.

"Pendaftaran memang kita lakukan secara online, terlebih mengingat saat ini kita masih pandemi covid-19, lalu semunya memang sudah diatur by sistem secara online jadi lebih mempermudah, dan kurang lebih sama seperti PPDB SD kemarin ada lama yang sudah kita sedikan untuk pendaftaran," ujar Eddy kepada Bangkapos.com, Sabtu (12/6/2021).

Adapun pendaftaran untuk jenjang SMP 15-19 Juni 2021, verifikasi 21-25 Juni 2021, dan penguman 26 Juni 2021.

Kata Eddy untuk laman pendafatran PPDB online tingkat SMP masih sama seperti SD kemarin hanya saja baru bisa diakses mulai 15 Juni nanti. Dapat diakses dilaman https://ppdb.pangkalpinangkota.go.id/

Sementara untuk daya tampung SMP kata Eddy seluruh sekolah berikut negeri dan swasta dapat menampung 4.400 peserta didik baru.

Kata Eddy, antisipasi membludaknya pendafatran peserta didik baru jenjang SMP juga sudah dilakukan.

"Kalau daya tampung negeri kurang lebih 2.700 siswa, swasta 1.300an siswa, dan Mts ada 400an. Sebetulnya tidak ada lagi sekolah favorit  jadi kalau membludaknya pendaftaran kita pakai rasio yang idelanya satu kelas 32 orang tidak masalah kita 36 satu kelasnya cuma dibagi-bagi tidak pada satu sekolah," jelasnya.

Menututnya, penambahan rasio perkelas tersebut tak menjadi masalah asalakan seluruh anak usia sekolah dapat terjamin menerima pendidkan.

"Hanya saja tidak bisa satu sekokah, harus didistribusikan keseluruh sekolah termasuk swasta. Hingga zona-zonanya sudah terkelompokan masing-masing," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved